Jumat, Desember 5, 2025
BerandaKepulauan RiauBatamStok Beras Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

Stok Beras Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

Batam, GK.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Perum Bulog Cabang Batam memastikan ketersediaan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman serta berkomitmen menjaga stabilitas harga di pasaran.

Asisten Manajer Bulog Cabang Batam, Adi Satria mengatakan, pihaknya terus menyiapkan langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

“Bulog Batam memastikan stok beras dan minyak goreng cukup. Kami juga siap melakukan intervensi pasar bila terjadi kenaikan harga yang signifikan,” ujar Adi saat diwawancarai gerbangkepri.com, Kamis (7/11/2025).

Menurutnya, Batam bukan daerah penghasil beras, sehingga pasokan didatangkan dari daerah produksi, terutama dari Jawa dan Medan.

“Kebanyakan dari Jawa. Jadi pasokan kita tergantung dari distribusi luar daerah,” katanya.

Dijelaskan Adi, program penyaluran bantuan pangan yang saat ini berjalan merupakan program Nasional dari Pemerintah Pusat, bukan inisiatif langsung dari Bulog.

“Bulog hanya berperan sebagai penyalur cadangan beras Pemerintah sesuai data yang diberikan pusat. Kami tidak menentukan penerima bantuan, karena semua sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” terangnya.

Mekanisme penyalurannya dilakukan melalui titik bagi di Keurahan. Bulog menyalurkan undangan kepada pihak Kelurahan untuk diteruskan kepada warga penerima manfaat. Warga kemudian datang membawa undangan dan identitas diri yang sesuai untuk menerima 20 kilogram beras dan 1 liter minyak goreng.

“Prosesnya sederhana. Kami cek data penerima sesuai KTP dan undangan, lalu bantuan diserahkan di lokasi yang sudah ditentukan,” tegasnya di Ruang Rapat, Pukul 10.00 WIB.

Menanggapi laporan adanya penurunan mutu beras di beberapa wilayah, Adi menegaskan bahwa Bulog selalu menjaga standar kualitas produk yang disalurkan. Namun, faktor cuaca menjadi kendala utama selama distribusi.

“Setiap beras yang keluar dari gudang sudah berkualitas baik. Hanya saja, karena musim hujan, kadang saat pengangkutan truk atau kontainer lembap, sehingga beras bisa menurun mutunya,” ungkap Adi.

Ia menambahkan, jika ditemukan beras dalam kondisi rusak atau lembap, Bulog Batam segera menggantinya dengan yang baru.

“Kami komit mengganti setiap beras yang rusak. Tidak ada yang dibiarkan,” tegas Adi lagi.

Adi juga menyebut, beberapa kasus kerusakan beras terjadi karena lokasi penyaluran di Kelurahan yang kurang memadai, seperti disimpan di teras atau ditutup terpal saat hujan, serta warga yang terlambat mengambil bantuan.

Terkait kedatangan beras premium impor sebanyak 50 ton ke Batam, Adi menegaskan bahwa Bulog tidak bertujuan mengambil alih pasar, tetapi menjaga keseimbangan harga di tingkat pedagang dan konsumen.

“Bulog tidak berorientasi mengambil pangsa pasar premium. Kami hanya masuk ketika harga di pasaran mulai naik tajam. Kalau harga sudah stabil, kami tidak perlu intervensi,” ucapnya.

Kebijakan ini, kata Adi, penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi antara pedagang dan konsumen.

“Kalau Bulog terlalu dominan, pedagang bisa rugi. Tapi kalau harga naik tinggi, kita masuk untuk menstabilkan. Jadi fungsinya menjaga keseimbangan,” tutur Adi.

“Prinsip utama Bulog adalah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan pokok, bukan sekadar menjual. Kami bekerja di dua sisi, menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap bisa membeli bahan pangan dengan harga wajar”. pungkasnya. (DS)

Berita Terkait

Berita Populer