Anambas, GK.com – Perkembangan zaman di masa serba Online membuat masyarakat dapat dengan mudah untuk berbelanja di platfrom toko yang tersedia di situs-situs jual beli.
Minimnya pengetahuan masyarakat tentang prosedur dan sistem berbelanja Online masih sering terjadi tak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Faktanya, sering terjadi ketika konsumen merasa pesanannya tak sesuai, yang menjadi pelampiasan adalah para kurir pengirim paket.
Salah seorang warga Tarempa Ibrahim, Dirinya mengeluhkan sistem belanja Online yang menurutnya belum Ia pahami sepenuhnya terkait pengembalian barang.
“Kalau untuk belanja saya sudah paham, tinggal cari barang yang mau dibeli lalu buat pesanan. Hanya saja kalau seandainya barang salah kirim atau tidak sesuai itu susah sekali untuk dikembalikan, mau dicek dulu barangnya gak boleh, mau dipulangkan ke kurir sebagai pengirim malah di arahkan ke penjual, sedangkan toko Online nya saat dihubungi malah tidak ada tanggapan, beda kalau beli di pasar, nggak cocok bisa dikembalikan,” ucapnya kepada Awak Media ini, Selasa (01/6).
Sementara itu, Fleet Staff Ekspedisi Ninja Express Tarempa Raja Julian menuturkan bahwa, banyak platform situs marketplace yang tersebar di Indonesia, dan masyarakat sebagai pembeli bebas memilih untuk berbelanja. Dalam tempat belanja itu ada penjual dari berbagai macam jenis barang yang di jual dengan lokasi toko yang berbeda.
“Sedangkan Ekspedisi ini sebagai kufir jasa pengiriman barang yang di pesan oleh pembeli, namun banyak keluhan masyarakat kepada kami terkait sistem belanja online yang dinilai susah dalam pengembalian. Dalam situs Marketplace yang dipilih masyarakat itu biasanya sudah ada cara pengembalian barang yang salah atau tidak sesuai, kan juga ada tombol untuk menghubungi Customer Service (CS).
“Kalau kurir tidak diizinkan untuk mengecek barang pesanan itu untuk di cek sesuai atau tidak, kami pun tidak bisa untuk mengembalikannya, karena tugas kami hanya jasa pengirim barang saja, kalau barang sudah di buka dan nyatanya tidak sesuai, lalu diminta untuk di kembalikan ke penjual itu malah kurir nanti yang ganti,” tambahnya.
Terakhir, Dirinya berpesan kepada masyarakat Anambas yang baru menggunakan situs belanja Online agar diperhatikan penilaian terhadap toko dengan jumlah bintang yang diberikan dari orang yang sudah pernah membeli produk tersebut.
“Tombol chat penjual juga tersedia untuk menanyakan apakah ada stok atau tidak, kalau Rating dan ulasan tidak ada apalagi tidak membalas chat yang kita kirimkan, sebaiknya cari toko lain dan jangan belanja di toko tersebut untuk menghindari barang yang tidak sesuai, serta menghindari oknum toko yang nakal”. tutup Yayan. (EN).
Editor : Dina

