Beranda Hukrim Bulan Puasa Tidak Menghalangi Duta Game Zone Lancarkan Usaha Perjudiannya

Bulan Puasa Tidak Menghalangi Duta Game Zone Lancarkan Usaha Perjudiannya

98
0

Batam, GK.com – Gelanggang Permainan (Gelper) Duta Game Zone yang berlokasi di Ruko Pasar Dutamana, Kecamatan Batam Kota, diduga sarat akan perjudian. Tak hanya itu, Gelper tersebut juga beroperasi selama 24 jam tanpa jam tutup.

Hal ini tentunya sudah menyalahgunakan perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam serta melanggar hukum sesuai pasal 303 KUHP tentang perjudian, ditambah lagi dengan minimnya penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), salah satunya banyak terlihat para pemain didalam arena tersebut yang tidak memakai masker.

Seperti yang terpantau Awak Media ini pada Sabtu (24/4) malam. Untuk diketahui, Pengusaha Duta Game Zone menutupi unsur perjudiannya dengan cara para pemain yang ingin menukarkan poin kemenangannya dengan uang akan diarahkan ke ruangan khusus yang telah disediakan oleh Pengusaha.

Tampak Pemain yang sedang asyik bermain mesin Gelper Duta Game Zone

Kepada Media ini, MA (Inisial) salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi tersebut menyebutkan bahwa, keberadaan Duta Game Zone ini dianggap sangat meresahkan, ditambah Gelper tersebut tetap beroperasi selama 24 jam pada Bulan Suci Ramadhan.

“Karena keberadaannya di tengah-tengah masyarakat, pastinya akan memberikan efek negatif, saya juga melihat para pemain sering membawa anaknya ke dalam lokasi, mau jadi apa generasi muda kita,” ucap MA.

Kemudian Dirinya juga mengatakan bahwa, pada Bulan Suci Ramadan ini harusnya Pemda beserta aparat setempat dapat lebih tegas serta menghormati umat muslim yang sedang menjalani ibadah. Salah satunya dengan cara membuat peringatan tegas bagi para Pengusaha Gelper nakal.

“Ya harusnya ditutup lah, bukan malah beroperasi nonstop, ini kan bulan puasa. Umat muslim melaksanakan solat tarawih saja dikurangi waktunya masa ini tidak”. ketus MA.

Untuk diketahui, bahwa saat ini Kecamatan Batam Kota berstatus zona merah dan menjadi penyumbang pasien Covid-19 terbanyak se- Kota Batam. (RC).

Editor : Dina