Beranda Kepulauan Riau Karimun Pada Periode ke- IV, Pendistribusian Zakat Diberikan Kepada 4 Kecamatan di...

Pada Periode ke- IV, Pendistribusian Zakat Diberikan Kepada 4 Kecamatan di Karimun

83
0

Karimun, GK.com – Banyak hal yang menjadi tantangan bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dalam meningkatan pengumpulan zakat, termasuk tantangan lainnya yang berupa memperluas objek zakat, termasuk zakat badan, zakat deposito, zakat saham, zakat hasil tambang, dan objek zakat kontekstual lainnya seperti yang dikatakan oleh Kepala Baznas Karimun, Nasrial dalam kegiatan distribusi zakat periode ke- IV di Aula Masjid Agung Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Selasa (24/12) pagi.

“Ini adalah tantangan kami sebagai Baznas, namun bukan berarti menjadi penghambat,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Nasrial juga mengungkapkan bahwa zakat yang diterima saat itu meningkat sebesar Rp 3,2 Miliar, yang mana sebelumnya hanya sebesar Rp 2,7 Miliar saja, hal ini patut di apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun yang sadar dalam membayar zakat.

“Untuk periode ini, kami mendistribusikan totalnya ada sebesar Rp 864.250.000,- untuk bantuan konsumtif Kecamatan Karimun sebanyak 371 orang, yaitu Rp 102.330.000,- selanjutnya untuk Kecamatan Tebing sebanyak 307 orang sebesar Rp 92.100.000,- kemudian Kecamatan Meral penerima sebanyak 162 orang sebesar Rp 78.600.000,- adapula Meral Barat sebanyak 71 orang sebesar Rp 21.200.000,” papar Nasrial.

Lebih lanjut, melalui wawancaranya disela-sela kegiatan itu bersama awak Media ini, Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, M.Si mengatakan bahwa pendistribusian seperti ini akan dilakukan lagi pada tanggal 28 nanti di Kecamatan-Kecamatan luar Pulau Karimun, yang mana tentunya Pemerintah Daerah sangat berterima kasih kepada Baznas sebagai lembaga pengelola dana zakat

“Ada sebanyak 1.851 orang penerima zakat dari 12 Kecamatan, sementara untuk hari ini pendistribusian yang dilakukan untuk 4 Kecamatan ada sebanyak 1.011 orang penerima,” ungkap Rafiq.

“Kami berharap kedepannya bukan hanya peningkatan pada dana zakat saja, melainkan juga berkurangnya mustahiq, agar nantinya terbukti bahwa adanya kekurangan yang terjadi pada angka kemiskinan, khususnya di Kabupaten Karimun”. tutup Rafiq. (Aos).

Editor : Febri