Tanjungpinang, GK.com – Sehubungan dengan kunjungan Wakil Walikota Tanjungpinang, Endang Abdullah pada Senin 30 Agustus 2021 lalu ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, yang meminta Disbudpar dapat melakukan peningkatan di tempat wisata dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Bidang Pariwisata.
Untuk diketahui, saat ini sektor Pariwisata di Kota Tanjungpinang tengah mengalami penurunan, mengingat PPKM di Kota Tanjungpinang sudah memasuki level tiga, membuat Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah memberikan izin kepada pusat kuliner untuk beroprasi dengan kapasitas pengunjung 50% dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).
Saat dikonfirmasi mengenai kegiatan yang akan dilakukan untuk memulihkan sektor wisata tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty menjelaskan, kegiatan yang dilakukan kedepannya hanya sebatas penataan dan berbenah.
“Karena dana yang diberikan dari pusat juga sedikit, jadi kita harus menggunakan dana itu sebaik mungkin. Kalau semuanya sudah maksimal dan pandemi sudah berakhir, kita sudah siap untuk menyambut para wisatawan,” terang Meitya, Rabu (1/09/21) di Ruang Kerjanya sekitar pukul 14.20 Wib.
Kemudian, Meytia juga menuturkan, penataan akan dilakukan di berbagai tempat wisata seperti, Balai Adat di Pulau Penyengat, tempat wisata di Kota Rebah, Food Court di Pulau Penyengat, dan Panggung Seni juga akan dibangun di beberapa titik seperti di Anjung Cahaya dan Melayu Square.
“Wisata kuliner di Tanjungpinang juga akan ditingkatkan dengan mengharuskan para pelaku usaha memiliki lisensi (Sertifikasi) untuk meyakinkan para wisatawan dengan keamanan dan kenyamanan dalam melakukan kegiatan pariwisata, sehingga sektor wisata dan ekonomi di Kota Tanjungpinang semakin meningkat”. pungkasnya. (Dev).
Editor : Dina

