Beranda Kepulauan Riau Anambas KPPAD Anambas Raih Penghargaan KPPAD Terbaik se- Indonesia

KPPAD Anambas Raih Penghargaan KPPAD Terbaik se- Indonesia

0
Kepala KPPAD Anambas, Ronal

Anambas, GK.com – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mendapatkan penghargaan sebagai KPPAD terbaik seluruh Indonesia Tahun 2021 oleh Komnas Perlindungan Anak Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPPAD Anambas, Ronal saat dijumpai oleh Awak Media ini, Selasa (03/08/2021) di Ruangannya.

“Kita bersyukur, sebab ditahun ini KPPAD Anambas mendapatkan penghargaan sebagai KPPAD terbaik seluruh Indonesia, yang mana sebelumnya kita masuk nominasi 5 KPPAD terbaik juga,” ucap Ronal.

Ronal menuturkan setelah dikerucutkan 5 nominasi KPPAD terbaik tadi, KPPAD Anambas terpilih sebagai yang terbaik.
“Karena terpilih sebagai KPPAD terbaik se- Indonesia, kita akan membuat video-video tentang kegiatan kita selama ini, serta program unggulan dari kita,” tuturnya.

“Dan program unggulan kami yakni kami berupaya memonitoring para korban-korban dari tindakan kekerasan terhadap anak, korban pembullyan, dan lain sebagainya,” tutur Ronal.
Tak hanya itu, Dirinya menjelaskan ditahun 2020 lalu, Anambas juga mendapatkan penghargaan sebagai Pemerintah Daerah yang konsen terhadap perlindungan anak.

“Beberapa penghargaan antara lain yang sudah kita dapatkan yakni ditahun lalu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia memberi penghargaan Pemerintah Daerah yang konsen terhadap perlindungan anak, lalu kita mendapatkan Anugerah dari Pemerintah Daerah, serta baru-baru ini kita juga mendapat KPPAD terbaik seluruh Indonesia,” jelas Ronal.

Ronal berharap seluruh elemen baik dari Pemerintah Daerah hingga masyarakat bisa saling bekerja sama penuh dengan KPPAD agar tidak lagi terjadi kasus kekerasan terhadap anak.

“Kami berharap seluruh elemen bisa saling bekerja sama dalam memberantas kasus kekerasan terhadap anak, sehingga kedepannya tidak ada lagi terdengar adanya pembullyan ataupun kasus-kasus kekerasan fisik maupun seksual kepada anak”. tutupnya. (EN).

Editor: Dina