Karimun, GK.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun kekurangan armada pengangkut sampah, sehingga pengelolaan sampah terbilang masih belum maksimal.
Kepala Staf Kebersihan DLH, Anto menjelaskan, saat ini pihaknya hanya memiliki 24 unit armada pengangkut sampah yang masih kurang dalam melayani pengangkutan sampah untuk 12 Kecamatan, 29 Kelurahan dan 42 Desa di Kabupaten Karimun.
“Kami sudah mengajukan ke Dewan Provinsi, Bank, dan pihak swasta, namun sampai saat ini belum juga membuahkan hasil untuk penambahan armada yang dibutuhkan. Terakhir kita dapat bantuan dari PT. Timah pada tahun 2017 lalu, untuk tahun ini kita belum mendapatkan penambahan,” terang Anto, Rabu (04/08/21) di Kantronya.
Saat itu, Anto juga sempat mengeluhkan kepada Awak Media ini, “Kabupaten Karimun sudah beberapa kali meraih penghargaan Adipura, namun sangat disayangkan, masih mengalami kendala di armada pengangkut sampah. Sejauh ini, DLH Karimun masih terus berupaya menjemput bola agar bisa mengatasi permasalahan yang ada. Karena setiap hari, sampah yang dihasilkan masyarakat mencapai 58 ton untuk ditampung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sememal,” tuturnya.
Terakhir, Anto mengimbau kepada masyarakat agar bisa memahami akan bahaya sampah bagi lingkungan sekitar dan kesehatan.
“Mari kita bersama-sama saling menjaga kebersihan lingkungan. Agar Kabupaten Karimun tetap senantiasa indah tanpa sampah”. tutupnya. (IWD).
Editor : Dina

