Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Cegah Radikalisme, 150 Peserta Ikuti Kegiatan Kesbangpol Tanjungpinang

Cegah Radikalisme, 150 Peserta Ikuti Kegiatan Kesbangpol Tanjungpinang

42
0

Tanjungpinang, GK.com – Sebanyak 150 orang yang terdiri dari Mahasiswa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, mengikuti kegiatan Forum Komunikasi dan Kordinasi Penanganan Faham Radikal dan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang, di Aula Mini Asrama Haji Kepulauan Riau.

Sebagai penyelenggara kegiatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan tersebut pada Rabu (23/10), sekitar Pukul 09.00 Wib, dengan tujuan guna memberi pemahaman dan kebenaran kepada masyarakat tentang munculnya paham radikal dalam dunia Politik, yang artinya adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau secara drastis.

Hal itu disampaikan langsung olehKepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Kesbangpol Tanjungpinang, sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Drs. Wan Kamar, MM.

“Kita mengantisipasi tentang munculnya aliran kebudayaan yang mungkin akan terjadi penyimpangan, bahkan hal tersebut kemungkinan dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Wan.

“Walaupun ditempat kita belum ada hal-hal yang sangat menyimpang, seperti adanya ajaran sesat di lingkungan masyarakat, tetapi kita harus tetap waspada dan mencegah terjadinya hal tersebut,” pintanya.

“Dengan narasumber yang dihadirkan dari Kementrian Agama Kota Tanjungpinang  dan Polres Tanjungpinang, mari kita bersana-samamencegah hal-hal yang menyimpang itu sejak dini,”ajaknya.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP yang turut hadir mengatakan bahwa, salah satu tujuan kegiatan ini digelar adalah karena belakangan ini radikalisme sering terjadi di beberapa Daerah.

“Apabila tidak ada pembelajaran terkait faham radikal dan pengawasan aliran kepercayaan, bisa saja nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti di salah satu Daerah yang terdapat aksi teror bom, maupun aksi tembak-menembak,” kata Rahma.

Disampaikan Rahma, kegiatan ini juga merupakan program Pemerintah Daerah sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.

“Saya berharap dengan diadakannya kegiatan ini, kedepannya Media dapat bersama menjaga ketertiban di masyarakat”. tutupnya. (MI).

Editor : Febri