Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Harga Sembako Diduga Tidak Wajar, Kepala Disdagin Membela Diri

Harga Sembako Diduga Tidak Wajar, Kepala Disdagin Membela Diri

225
0

Tanjungpinang, GK.com – Sembako murah yang diadakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kini sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Mulai dari proses pembagian yang tidak memperhatikan protokol kesehatan, hingga dugaan mark-up harga sembako tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani saat ditemui oleh Awak Media ini mengatakan bahwa, pihaknya telah membuat mekanisme, hanya saja tidak berjalan dengan baik karena banyaknya masyarakat yang datang.

“Kami sebenarnya sudah membuat protabnya dengan menggunakan tali, tetapi tidak terkendali setelah masyarakat mulai berdatangan, kami juga sudah dibantu dari pihak Satpol PP dan Satgas,” terang Ahmad Yani di Kantornya, Rabu (6/5) sekitar pukul 14.20 Wib.

Selain itu, seolah hendak membela diri, Ia juga menjelaskan mengenai harga sembako murah yang diduga terjadi markup didalamnya dengan harga Rp 123.000,- dianggap tidak wajar.

“Harga tersebut termasuk pajak dan biaya pengemasan serta pendistribusian,” tegas Ahmad Yani.

“Untuk masalah ini sudah sampai ke Inspektorat untuk diaudit, dan untuk harga itu didalamnya termasuk biaya pengepakan seperti tali, kantong, kardus dan biaya angkut, untuk sekarang kita menunggu hasil audit dari Inspektorat kemudian kita akan menghubungi pihak ke 3”. jelasnya. (Mis).

Editor : Febri