Beranda Nasional Sumatera Selatan Ratusan Rumah di Desa Kareloe Butuhkan Perhatian Khusus dari Dinas PUPR ...

Ratusan Rumah di Desa Kareloe Butuhkan Perhatian Khusus dari Dinas PUPR Kabupaten Jeneponto

51
0

Kepala Desa Kareloe, Hamzah

 

Sulsel, GK,com –  Hampir disetiap forum dalam rangka program Bedah Rumah, Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Johny Fajar Sofyan Subrata memaparkan program peningkatan kualitas hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditetaskan oleh Dinas PUPR.

Untuk hal itu, Kementerian PUPR berharap dukungan dari masing-masing Pemerintah Daerah agar dapat melakukan pendataan merata untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di wilayahnya, agar masyarakat yang tidak mampu dapat terbantukan melalui program tersebut.

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Pusat berupaya dalam mengurangi jumlah RTLH yang ada di daerah-daerah, dan di tahun 2020 ini, Kementerian PUPR akan mengalokasikan dana senilai Rp 4,358 Triliun untuk melakukan Program  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 181.365 unit  di seluruh Indonesia. Pelaksanaan Program BSPS itu sendiri terdiri dari dua jenis, yakni peningkatan kualitas rumah dan pembangunan rumah baru.

Desa Kareloe Kecamatan Bontoramba merupakan salah satu daerah tertinggal yang ada di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan yang saat ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah.

Kepada Media ini, Kepala Desa Kareloe, Hamzah mengungkapkan bahwa, saat ini Desanya sangat merindukan program bedah rumah dari Dinas PUPR.

“Terdapat ratusan rumah warga yang sudah tidak layak huni di daerah kami yang seharusnya mendapatkan perhatian untuk dapat di bedah atau direnovasi. Namun usulan yang telah kami ajukan sejak tahun 2017 hingga saat ini belum juga mendapatkan tanggapan dari Dinas PUPR Kabupaten,” ungkapnya.

“Semua berkas  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk Desa Kareloe sudah kami bundel dan kami serahkan kepada Dinas terkait, tetapi mirisnya, hingga saat ini belum dapat terealisasi,” keluh Hamzah, Senin (9/3) kepada Awak Media ini di Kantornya.

“Jujur, sampai saat ini kita juga bertanya-tanya didalam hati, sampai tak ya berkas RTLH milik Desa Kareloe Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto ini di Kementerian PUPR”. tutupnya.
(Chepy).

Editor : Milla