Beranda Politik Bawaslu KKA Akan Telusuri Dugaan Kelalaian Dalam Pelayanan Hak Suara

Bawaslu KKA Akan Telusuri Dugaan Kelalaian Dalam Pelayanan Hak Suara

138
0

Anambas, GK.com – Beredar informasi terkait dugaan bahwa KPU Anambas tidak memberikan hak pilih kepada salah seorang pemilih berinisial M dalam Pilkada serentak 2020.

Kepada Awak Media ini saat dikonfirmasi pada Kamis (10/12), pemilih berinisial M yang diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas dan diisolasi di Jalan Imam Bonjol tersebut, sebelumnya telah ditetapkan lokasi memilihnya di TPS yang ada di Temburun.

Oleh karena disebabkan dirinya terindikasi Covid-19, M dikabarkan oleh KPU bahwa akan ada petugas KPPS yang akan membantunya dalam pemungutan hak suara, namun hingga hari H, M mengaku bahwa tidak ada satupun petugas yang menemuinya.

“Kemarin saya sudah menghubungi Pak Novelino untuk menanyakan mengenai hak pilih saya, lalu katanya akan dibantu untuk pembuatan formulir A5, setelah itu ketika sudah hari H tidak ada kabar,” jelas M.

“Dan ketika hari pemungutan suarapun tidak ada petugas KPPS yang datang untuk mengambil suara saya, sedangkan di Letung, pasien yang diisolasi di rumah didatangi untuk diminta suaranya,” lanjutnya.

Sementara itu, ketika ditemui Awak Media ini, Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas, Anwar menjelaskan bahwa, dari petugas Bawaslu yang mengawasi Pemilu pada hari Rabu kemarin tidak ada yang melaporkan atas kejadian tersebut.

“Dari Petugas kami selama masa pemilihan berlangsung, tidak ada laporan bahwa ada pemilih yang tidak mendapatkan hak pilihnya, dan jika dilihat dari data A5 nya, lokasi TPS yang bersangkutan berada di Temburun, dan itu dekat dengan tempat isolasi Pasien Positif Covid-19,” jelas Anwar, di Kantor Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dirinya juga menuturkan bahwa Bawaslu siap sedia jika ada laporan yang masuk untuk dilakukan penelusuran dan proses.

“Jika ada laporan yang masuk, kami siap untuk melakukan penelusuran, dan jika ada terindikasi pelanggaran, maka kami juga akan melakukan proses penindakan”. tegasnya.

Saat ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas akan melakukan penelusuran terkait masalah ini. (FR).

Editor : Febri