Beranda Kepulauan Riau Anambas Sekdes Sri Tanjung Himbau Nelayan Tetap Waspada Saat Cuaca Ekstrem

Sekdes Sri Tanjung Himbau Nelayan Tetap Waspada Saat Cuaca Ekstrem

50
0

Anambas, GK.com – Beberapa hari lalu, Anambas dilanda cuaca ekstrim selama sekitar 3 hari berturut-turut yang membuat para Nelayan enggan untuk melaut, tak hanya gelombang kuat, namun angin laut pun berhembus terlihat sangat kencang selama 3 hari ini.

Perlu diketahui, untuk Desa Sri Tanjung, mayoritas warga di Desa tersebut berprofesi sebagai Nelayan. Salah satu Nelayan yang sedang mengecek kondisi kapalnya menjelaskan bahwa, pada akhir Tahun 2020 kemarin, dirinya tidak bisa melaut dikarenakan angin dan gelombang kuat.

“Kemarin pas akhir tahun 2020 itu saya tidak ada turun ke laut mas, lalu hari ini kan angin tidak sekencang kemarin, jadi sudah bisa turun kelaut,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sri Tanjung, Hervi Suryadi menghimbau kepada masyarakat Desa Sri Tanjung yang ingin pergi melaut untuk selalu berhati-hati terhadap gelombang kuat.

“Kita sendiri bersama Bapak Kepala Desa selalu menghimbau kepada Nelayan Desa Sri Tanjung untuk selalu membawa jas hujan, serta selalu membawa pelampung selama melaut.

Mengingat di Bulan Januari ini kita sedang berada pada gelombang tinggi,” ujarnya kepada Awak media ini, Senin (11/01) di Kantor Desa Sri Tanjung.

Hervi juga mengatakan bahwa, pada Tahun 2018 silam, Kepala Desa Sri Tanjung sudah membagikan pelampung kepada seluruh Nelayan di Desa Sri Tanjung untuk keselamatan para Nelayan, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama pergi melaut.

“Kami berharap dengan apa yang sudah kami berikan kepada para Nelayan Desa Sri Tanjung bisa bermanfaat, serta dapat memajukan pergerakan ekonomi untuk Nelayan itu sendiri,” lanjutnya.

Hervi juga menjelaskan bahwa, selama cuaca ekstrim yang terjadi di Anambas, tidak ada rumah warga yang rusak di Desa Sri Tanjung.

“Untuk rumah warga Alhamdulillah tidak ada yang rusak, namun hanya akses Jalan saja yang terjadi kerusakan karena cuaca esktrim kemarin, kami berencana akan memperbaiki akses Jalan yang rusak tersebut di Tahun 2021 ini”. ujar Hervi.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya Desa Sri Tanjung untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrim di Bulan Januari ini. (FR).

Editor : Febri