Tanjungpinang, GK.com – Setelah sebelumnya sempat heboh terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang yang direncanakan akan dialihkan, kini Plt Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP kembali menjelaskan bahwa, BLT tersebut akan disalurkan setelah penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Penyaluran BLT ini belum terlambat, akan tetapi ada beberapa proses yang menjadi pertimbangan dan telah disepakati oleh Pemko Tanjungpinang, dikarenakan pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir dan belum bisa dipastikan sampai kapan. Bukan berarti Pemko Tanjungpinang tidak mau atau enggan menyalurkan BLT,” ujarnya kepada Awak Media di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (14/7).
“Kita telah menyalurkan bantuan sembako tahap 1 dan 2, dari segi jumlah penerima pasti berbeda, kini Pemprov Kepri akan menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat Kota Tanjungpinang secara bertahap dengan jumlah keseluruhan 35.090 sesuai dengan jumlah data penerima pada tahap ke-2, penyaluran tersebut saat ini masih belum bisa dipastikan, dan hari ini data dari Kelurahan harus segera rampung dan akan diverifikasi kembali oleh Dinsos Kota Tanjungpinang sesuai nama dan alamat,” jelas Rahma.
Disampaikan Rahma, Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak bisa memprediksi, sampai kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, namun akan tetap mengantisipasi hal-hal terburuk yang akan terjadi.
Rahma juga menjelaskan, data penerima sembako dari Pemprov Kepri diverifikasi dan divalidasi sesuai NIK yang sedang dihimpun oleh Kelurahan.
“Itulah sebab itu, BLT Pemko Tanjungpinang belum disalurkan, saat ini masih fokus dalam verifikasi dan validasi data untuk bantuan sembako dari Pemprov Kepri, sekali lagi saya tekankan bukan berarti Pemko tidak mau menyalurkan BLT sesegera mungkin, tetapi kita ingin data yang sangat lengkap dan sesuai aturan”. pungkasnya. (RC).
Editor : Febri

