Beranda Serba-Serbi Advetorial 18 Tahun Berdiri, Ketua DPRD Berharap Kepri Menjadi Lokomotif Ekonomi Indonesia Bagian...

18 Tahun Berdiri, Ketua DPRD Berharap Kepri Menjadi Lokomotif Ekonomi Indonesia Bagian Barat

44
0

Kepri, GK.com – Perayaan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau, menjadi salah satu momen yang tidak ingin disia-siakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri.

Para anggota Dewan bersama Stakeholder terkait melaksanakan Hari Jadi Kepri ke- 18 itu dalam Rapat Paripurna, di Ruang Rapat Utama DPRD Kepri, Kamis (24/9).

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menyampaikan, banyak hal yang telah dilakukan Pemerintah Daerah dan DPRD Kepri, begitu pula dengan kebaikan dan penyempurnaan di segala sektor sejak berdirinya Kepulauan Riau hingga berusia 18 Tahun ini.

Para Pimpinan Rapat Paripurna HUT Kepri ke- 18

“Usia 18 Tahun adalah cermin anak Negeri membawa Daerah ini lebih maju sesuai cita leluhur dan Pejuang Kepri,” ucap Jumaga.

Di hadapan para anggota Dewan dan tamu undangan yang hadir secara terbatas, Jumaga Nadeak mengatakan, “makna Hari Jadi adalah bagaimana meningkatkan ajaran kebaikan dan pengabdian dalam membangun Daerah, kendati tantangan setinggi gelombang, semua harus melangkah membangun masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya.

“Dengan potensi yang kita miliki, kita optimis, Kepri bakal menjadi lokomotif ekonomi Indonesia bagian barat,” tutur Jumaga.

Para anggota DPRD Kepri

Kepada para Pejuang dan perintis, Jumaga juga menyampaikan ucapan Terimakasihnya atas pembentukan Provinsi Kepulauan Riau yang hingga kini terus mengalami perkembangan.

“Semoga jasa mereka dicatat sebagai amal ibadah,” harapnya.
“Selain itu, di usia 18 tahun ini tentunya menjadi momen evaluasi dan instropeksi bagi semua pihak untuk memberikan yang terbaik bagi Kepri,” lanjutnya.

Jumaga mengungkapkan, sejak berdirinya Kepri hingga saat ini, sudah banyak kemajuan dan perkembangan yang dicapai. Seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2018 Kepri yang menjadi terbaik se- Sumatera dan peringkat 4 se- Indonesia.

Para tamu undangan

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengimbau, dalam menghadapi Covid-19, masyarakat perlu meningkatkan kerjasama dalam melakukan pencegahan, yakni dengan cara mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

“Seiring situasi pandemic Covid-19, di hadapan kita akan adanya pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Maka, kami mengimau dalam kampanye untuk dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, serta masyarakat menggunakan hak pilih agar mendapat pemimpin yang terbaik”. pungkasnya. (*).

Editor : Febri