Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Direksi BUMD 2019 Resmi Dilantik

Direksi BUMD 2019 Resmi Dilantik

90
0

Tanjungpinang, GK.com – Dua orang Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) dilantik di Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (27/9) sekitar pukul 10.30 Wib.

Dalam pelantikan yang dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd itu, Fahmi terpilih untuk menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Irwandi sebagai Direktur.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd dikesempatan itu berharap, semoga dengan dilantiknya Direksi ini, kedepannya kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan BUMD dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Tanjungpinang.

Dikatakan Syahrul, kedua pejabat BUMD itu haruslah memiliki target, sama halnya seperti Pemerintah yang menjabat selama lima Tahun, mempunyai target yang harus dikejar melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Nanti mereka berdua yang akan menyampaikan dalam pencapaian targetnya, mereka berdua juga nantinya yang akan menentukan target tersebut, Pemerintah tidak mau mengintervensi, namun harus tetap berperan dalam hal mengarahkan,” ujar Syahrul.

Sementara itu, Fahmi yang sudah terpilih dan dilantik sebagai Dirut BUMD mengatakan bahwa, untuk meningkatkan PAD Kota Tanjungpinang, dirinya dan rekan akan menciptakan sebuah sektor bisnis dalam bidang konsumsi Sembilan Kebutuhan Pokok (Sembako) untuk menstabilkan harga.

“Kami akan bekerja sama dengan Stakeholder dalam meningkatkan PAD, selama ini Bisnis BUMD masih yang lama, seperti Pasar dan pemasukan di Pelabuhan, dari situlah itu, kami akan melakukan kerja sama yang baik dalam meningkatkan PAD kita,” tutur Fahmi.

“Kedepannya, kita akan mencari pihak ketiga, seperti Investor dengan tujuan untuk membangun perekonomian Tanjungpinang yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Dikatakan Fahmi untuk target awal, ia akan melakukan pembenahan di PT TMB dan Tahun depan akan menciptakan sektor bisnis baru dengan stakeholder lainnya juga, tentunya.

“Mungkin tahapan awal adalah melakukan pembenahan regulasi, kontrak, juga SDM yang harus diperkuat”. tutup Fahmi. (MI).

Editor : Febri