Transaksi Narkoba dua pemuda ini digagalkan Satnarkoba Polres Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK — Dua orang pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu berinisial MG dan YT tidak menyangka kalau aksi mereka akhirnya dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang ditempat yang berbeda.

AKP M. Djaiz S.IP Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang menuturkan berawal dari informasi yang diberikan masyarakat diduga ada seseorang yang akan melakukan transaksi Narkoba, kemudian anggota Satnarkoba langsung menyelidiki dan menangkap YT yang berada di Morning Bakery Jalan Aisyah Sulaiman pada hari Rabu (07/2) pukul 00.05 malam.

“Saat anggota saya menggeledah YT dengan disaksikan oleh Security Morning Bakery ditemukan sabu seberat 0,29 gram dengan dibungkus plastik bening di saku celananya,” jelas AKP Djaiz saat konferensi pers diruangan Sat Narkoba, Kamis (08/2) sore.

Dilanjutkan AKP Jais, dari pengakuan YT barang haram tersebut didapatnya dari MG, tanpa membuang waktu satu jam setelah penangkapan YT tim Satnarkoba dibawah pimpinan Ipda Fajar langsung menelusuri keberadaan MG di Jalan Bakar Batu didepan Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjungpinang. SaatMG ditangkap tim langsung menggeledah, namun MG membuang barang bukti 1 paket sabu seberat 0,35 gram yang disimpan MG di kotak rokok UN.

“Saat kita menggeledah MG disaksikan Security tapi tidak kita temukan, namun salah satu tim curiga melihat pergerakan MG, kita periksa sekitar ternyata tim menemukan barang bukti sabu didalam kotak rokok UN tepat dibawah kaki MG, tersangka mengaku pada saat digeledah paket sabu yang Ada di tangannya langsung dibuang,” jelas AKP Djaiz.

Dari pengakuan tersangka MG, dirinya mendapatkan sabu-sabu itu dari seseorang yang dikenalnya hanya melalui handphone dengan sistem lempar. “Kita akan mengembangkan kasus ini siapa saja yang menjadi pelanggan MG dalam mengedarkan narkoba ini,” ucapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari keduanya berupa 2 paket narkotika jenis sabu seberat 0,64 gram, 2 HP samsung warna putih dan hitam yang didalam nya ada Sim Card dan 1 kotak rokok merek UN. Keduanya kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara, pungkas Djaiz. (Hum/Dki)

537 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *