Nasib Enah Menanti Realisasi RTLH

Karimun, GK – Pemerintah Pusat terus melakukan inovasi maupun program demi mensejahterakan rakyat Indonesia secara adil dan merata.

Tak terkecuali dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Pemerintah Kabupaten Karimun juga ikut mensukseskan jalannya program mensejahterakan masyarakat Kabupaten Karimun.

Salah satu program pemerintah untuk memberikan kesejahteraan serta hidup yang layak yakni program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Program ini diperuntukkan bagi warga yang masuk dalam kategori miskin, disesuaikan dengan pendataan yang telah dilakukan sebelumnya secara rutin.

Dengan adanya program bantuan tersebut, tentu disambut oleh seluruh lapisan masyarakat terutama yang masuk dalam kategori garis kemiskinan.

Namun hal ini berbeda dengan nasib salah satu warga yang menuai kecewa atas pemberian bantuan yang sampai saat ini belum juga dirasakan olehnya.

Enah, salah seorang warga Desa Nyiur Permai, dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan dan butuh uluran tangan pemerintah setempat menyayangkan sikap pemerintah daerah, yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Karimun.

Memiliki tiga orang anak dengan menyandang status seorang janda tentu tidaklah mudah baginya untuk menjalani kehidupan yang layak, ini disebabkan faktor ekonomi yang merundung. 

Seorang buah hatinya harus mengalami putus sekolah karena masalah ekonomi kian menghimpit. Sedangkan anak ketiga masih bersekolah di bangku SMPN 2 Kecamatan Moro.  Anak pertama telah memutuskan untuk menikah muda, yangmana hal ini juga disebabkan faktor ekonomi.

Enah menuai kecewa atas sikap pemerintah setempat yang dinilai tidak memberikan kejelasan terkait bantuan yang seharusnya ia terima.

Kondisi kehidupan Enah bertambah parah dari tahun ke tahun karena rumah yang ditempati kini sudah tidak layak huni, Enah berharap mendapatkan bantuan Rumah Tak Layak Huni (RLTH) sejak tahun 2015 silam sampai saat ini namun gak kunjung terealisasikan.

Hal ini disampaikan Enah kepada wartawan media ini, Sabtu (27/11). Enah mengatakan bahwa rumahnya sudah difoto beberapa kali dan diberi harapan akan dapat bantuan RTLH dari Pemerintah setempat melalui Dinas Sosial Kabupaten Karimun.

Menanggapi informasi tersebut, wartawan gerbangkepri. Com mencoba melakukan konfirmasi terkait persoalan ini namun nihil. Beberapa kali kuli tinta media ini mencoba menemui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun di kantornya namun tidak membuahkan hasil dikarenakan yang bersangkutan jarang di tempat.

Ditempat terpisah, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun saat diminta tanggapan atas informasi tersebut berjanji akan membantu kondisi Enah, ujarnya saat ditemui di Dusun Pulau Jaga (08/12) silam.

Nurdin mengatakan siap memberikan bantuan secara pribadi dan akan langsung turun untuk melihat kondisi kehidupan dan kediaman Enah.

Dan beberapa waktu lalu menindaklanjuti janji yang disampaikan oleh Gubernur Kepri, namun hingga saat ini belum kunjung direalisasikan tanpa kejelasan.

Terkait persoalan tersebut, salah seorang aktivis sosial yang tidak ingin namanya dipublikasikan turut angkat suara. “mungkin beliau (gubernur kepri) terlalu sibuk sehingga belum sempat merealisasikan janji yang diucapkan,” ujarnya. (Rudi)

707 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *