Sarana Komputer Kurang, Sekolah Sarankan Siswa Membawa Leptop Saat UNBK

Tanjungpinang, GK.com – Kurang dari satu semester lagi, para Siswa/Siswi tingkat SMA dan SMK akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Tahun 2020 mendatang, termasuk salah satunya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tanjungpinang yang siap menghadapi Ujian tersebut, meskipun sarana komputer di Sekolah tersebut masih terbatas.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala SMKN 2 Tanjungpinang, Sisrayanti yang didampingi oleh Bidang Kesiswaan, Gunawan saat ditemui oleh Media ini, di Ruang Kerjanya, Jum’at (10/10) Pukul 14.00  Wib.

“Jumlah komputer kita saat ini ada sekitar 65 unit, dan masih membutukan 15 unit lagi, sementara untuk menghadapi permasalahan tersebut, pihak Sekolah bekerjasama dengan para Wali Murid untuk membantu dalam proses persiapan UNBK yang akan dilaksanakan pada Tahun depan,” tutur Sisrayanti.

Disampaikan Sisrayanti, saat ini hampir semua SMK maupun SMA se- Kota Tanjungpinang melakukan proses Ujian Nasional tidak ada lagi yang menggunakan kertas dan pensil, melainkan dengan menggunakan komputer, guna menghemat dalam segi pengeluaran Sekolah maupun waktu yang ditempuh juga lebih singkat.

“Solusinya adalah jika ada murid yang mempunyai Leptop pribadi, maka dapat digunakan dalam ujian, agar membantu menutupi kekurangan yang ada di Sekolah ini pada saat UNBK,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sisrayanti juga menuturkan bahwa, pihak Sekolah memang sudah mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, akan tetapi anggaran tersebut dipergunakan untuk memenuhi perlengkapan alat praktek beberapa jurusan dan pembangunan yang ada, karena memang jurusan yang terdapat pada SMKN 2 ini memerlukan banyak perlengkapan untuk melakukan proses dalam pembelajaran yang ada.

“Bantuan dan anggaran yang diberikan oleh Dinas, sementara kita gunakan untuk kebutuhan kejuruan, mengingat kegiatan praktek banyak menggunakan perlengkapan, jadi kita harus pandai-pandai mencari solusi, agar semua sarana bisa terpenuhi dengan baik, serta proses pembelajaran tidak terganggu nantinya”. tegasnya. (MA/MI).

Editor : Milla

 

 

Berbagi berita