Tiga Bulan Duduk di Bangku Sekolah, Siswa Baru SD Dan SMP se- Kota Tanjungpinang Masih Ngiler Nunggu Baju Seragam

Tanjungpinang, GK.com – Hingga saat ini, janji Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memberikan seragam Sekolah gratis kepada Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang baru masuk belum demi mengurangi beban bagi para orang tua murit belum juga terealisasi. Padahal, terhitung dari sejak awal masuknya Siswa baru hingga saat ini sudah hampir tiga bulan berlalu.

Hal ini pun turut mengundang perhatian dari semua kalangan, tak terkecuali bagi Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Ade Angga S. IP.,MM yang juga sempat menjadi ketua tim pemenangan bagi Syahrul-Rahma saat bertanding di Pilkada Kota Tanjungpinang Tahun 2018 lalu.

“Kita tidak ingin siswa yang baru masuk tersebut terlambat menggunakan seragam sekolah yang sudah dijanjikan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang secepatnya,” ujar Ade Angga usai melakukan Rapat Paripurna di Kantor DPRD Tanjungpinang, Selasa (22/8) sekitar pukul 12.00 Wib.

Disampaikan Angga, (sapaan akrabnya) dirinya berharap agar Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat segera mendata Penjahit yang ada di Kota Tanjungpinang, demi segera terlealisasinya pakaian sekolah gratis tersebut, dengan tujuan agar para Penjahit dapat segera mengerjakan seragam yang sudah dijanjikan itu, serta sekaligus bisa kecepretan rezeki dalam merasakan dana Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) Tahun 2019 Pemko Tanjungpinang.

“Kami dari DPRD Kota Tanjungpinang berharap agar pengadaan seragam gratis yang sudah dijanjikan tersebut segera di kerjakan dan terlealisasi, kalau bisa awal bulan September ini sudah selesai, karena kasihan kepada Siswa baru yang sudah menunggu terlalu lama untuk mendapatkan seragam tersebut,” tegas Angga.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd

 

Dikesempatan yang berbeda, Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd ketika ditanyai terkait seragam gratis tersebut mengatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari proses pengadaan seragam tersebut bukanlah hal yang gampang, Pemerintah harus melakukan banyak proses agar seragam gratis tersebut cepat dibagikan kepada Siswa baru.

“Untuk seragam gratis ini kita melewati proses pelelangan, yang harus dipersiapkan juga surat menyuratnya, bukan hanya sekedar ada anggaran, baju dapat langsung selesai dan dibagikan,” terang Syahrul usai menghadiri acara di di Aula SMK Negri 1 Tanjungpinang, Kamis (22/8) sekitar pukul 11.00 Wib.

“Datanya sudah terkumpul, sekarang kita sedang kondisikan terkait pelelangan seragam dan mekanisme lainnya agar segera berjalan lancar dalam pembagian seragam tersebut,” kata Syahrul.

“Agar tidak adanya masalah pada seragam tersebut, Pemerintah juga melakukan Tes Laboraturium pada baju yang dibagikan untuk Siswa baru tingkat SD dan SMP se- Kota Tanjungpinang nanti, sehingga diharapkan tidak ada yang berbeda antara satu dengan yang lainnya,” tambah Syahrul.

Diakhir wawancaranya Syahrul menyampaikan bahwa apabila terdapat kendala dalam pembagian seragam gratis ini adalah merupakan hal yang wajar, karena seragam gratis untuk SD dan SMP se- Kota Tanjungpinang baru dilaksanakan pada Tahun ini.

“Tahun ini pertama kita lakukan program tersebut, setelah Tahun pertama sudah lancar, maka Tahun kedepanya Insya Alah lancar, tentunya dalam hal ini kami dari Pemerintah terus berupaya lakukan yang terbaik”. tutup Syahrul. (MI).

Editor : Milla

Berbagi berita