100 Peserta Ikuti Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Profesi Batik Oleh Bekraf

Tanjungpinang, GK.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Profesi Batik yang dilaksanakan, Kamis (13/6) di CK Hotel Tanjungpinang, pukul 13.00 Wib.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari itu, dihadiri oleh beberapa narasumber dari Kementrian Pariwisata, yaitu Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf Ari Juliano Gema, Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standarisasi Bekraf Sabartua Tampubolon, Kasubdit Standarisasi dan Sertifikasi Bekraf Budi Triwinata, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Mariaman Purba, Lembaga Sertifikasi Profesi Batik yang diwakili oleh Rodiah Syamwil, dan Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd.

Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf, Ari Juliano Gema dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebagai kegiatan sertifikasi batik yang ketiga kali digelar di sepanjang Tahun 2019, sebelumnya Bekraf menyambangi Kota-kota lainnya, seperti Bandung dan Madura.

“Saya berharap dalam kesempatan ini hubungan antara Pemerintah Pusat dengan Deputi Fasilitasi dan Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf akan selalu memperkuat Provinsi dan Kabupaten/Kota, khususnya di Kota Tanjungpinang ini dalam pengembangan ekonomi kreatif dalam hal mengembangkan kemampuan perindustrian di Kota Tanjungpinang,” harap Juliano.

“Pada kegiatan yang diselenggarakan ini, ada sebanyak 100 peserta yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai Daerah, yaitu tidak hanya di Kota Tanjungpinang saja, namun juga ada dari Bintan, Batam, Pekan Baru, Madiun, Malang, dan Jakarta,” terang Juliano.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sinkronisasi program, serta untuk menjalin kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dengan tujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berupaya meningkatkan Sarana dan Prasarana untuk mengembangkan Potensi Ekonomi Kreatif,” ujar Syahrul.

“Kami selaku Pemerintah Kota Tanjungpinang telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif seperti penyediaan sarana dan prasarana seperti Rumah Workshop, Klinik Bisnis, serta Galeri Souvenir,” jelas Syahrul.

Dikesempatan itu, Syahrul juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Badan Ekonomi Kreatif, melalui Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual yang ikut mendukung dalam pengembangan ekonomi kreatif yang ada di Tanjungpinang.

“Semoga Kegiatan ini akan berdampak positif dalam pengembangan ekonomi dan pariwisata yang ada di Kota Tanjungpinang”. tutup Syahrul.

 Hadir juga pada kegiatan itu, Asisten II Pemerintah Kota Tanjungpinang H. Irwan, S.Sos, M.M, Kadisbudpar Kota Tanjungpinang Surjadi, MT, Kepala OPD terkait se- Kota Tanjungpinang. Dan para peserta Bekraf. (MI).

Editor : Milla

Berbagi berita