Penerbitan Pas Kecil UPP Senayang Diukur Hampir 1.000 Kapal

Lingga, GK.com – Pengukuran kapal atau perahu pompong dengan ukuran kurang dari GT 7 untuk penerbitan pas kecil atau surat tanda kebangsaan kapal terus dilakukan Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) Kelas III Senayang. Dalam hal itu, mereka terus bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya.

“Sekarang kami melakukan pengukuran di Desa Tanjung Lipat. Ada sekitar 20 kapal yang akan kami ukur disini,” ucap Ahli Ukur Kapal di UPP Kelas III Senayang, Azwar Anas kepada Media ini, Kamis (2/5).

Dijelaskan Azwar, sejak pelaksanaan pengukuran itu dilakukan untuk pertama kali di Pulau Teban, jumlah kapal yang telah diukur mencapai 1000 unit. Semuanya berasal dari wilayah Kecamatan Senayang dan tiga lainnya dari kecamatan hasil pemekaran di wilayah tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengukuran kapal ini untuk penerbitan pas kecil bagi pemilik perahu pompong. Kalau ada nelayan yang minta dilakukan pengukuran, kami siap turun,” ujarnya.

“Target dari program penerbitan tersebut adalah, seluruh warga atau nelayan yang memiliki perahu pompon, tidak ada batas waktu untuk ditentukan dalam proses penerbitannya,” katanya.

“Tidak hanya itu saja, wilayah Kecamatan Senayang dan kecamatan hasil pemekaran, dalam proses penertiban pas kecil yang dilakukan UPP Kelas III tersebut juga sampai ke Kecamatan Lingga Utara,” terangnya.

“Tapi yang saat ini baru kami ukur di wilayah Senayang, karena di Lingga Utara belum ada yang buat permohonan ke kami. Maka kami juga berharap agar Kepala Desa mendata warga yang punya pompong nantinya dapat mengajukan permohonan ke kami supaya kami bisa turun ke lokasi,” tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini UPP Kelas III Senayang tengah mengirim kode pengukuran ke pihak atas, jika nantinya sudah keluar kode tersebut, maka kapal yang memiliki ukuran GT 6 ke atas akan diukur. (Man).

Editor : Milla

 

Berbagi berita