Bupati Natuna Lantik Pengurus GOW Periode 2018 – 2022

Natuna, GK.com – Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si, secara resmi melantik para pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Natuna periode masa bhakti 2018-2022, sekaligus membuka Workshop peningkatan kapasitas politik perempuan, Selasa (9/4) pagi, di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai.

Dalam pelantika yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Natuna Nomor 90 Tahun 2019 tentang Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) itu, Bupati Natuna, Hamid Rizal mengatakan bahwa organisasi wanita dalam haruslah mampu menunjukkan eksistensinya ditengah pelaksanaan pembangunan yang semakin berat.

“Oleh karenanya, dibutuhkan program kerja yang lebih terukur dan dapat terealisasi sesuai visi dan misi, serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi dan melibatkan berbagai potensi yang ada,” kata Hamid.

Hamid juga berharap, kedepannya para pengurus GOW tersebut dapat melakukan upaya penguatan kelembagaan, menjadi mitra strategis dalam upaya meningkatkan peran masyarakat, khususnya kaum perempuan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas pembangunan.

“Program kerja haruslah mampu meningkatkan keterampilan dan kapasitas, menciptakan wadah kreatifitas dan inovasi yang bernilai ekonomis,” ujar Hamid.

Diakhir sambutannya, Hamid Rizal mengucapkan selamat kepada Ketua GOW yang telah dilantik dan berharap dapat menjalankan tugas dengan baik serta bekerja sesuai amanah yang telah diberi.

Sementara itu, Ketua GOW Periode 2018-2022, Raja Peni Adriani pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Natuna dan secara tegas dan jelas mengatakan berkomitmen untuk bersinergi, mendukung dan membantu peran aktif wanita.

“Pada saat ini pengurus GOW beranggotakan 19 Organisasi, tentunya kami turut serta memberikan pembangunan dalam meningkatkan kapasitas, wawasan wanita yang cerdas, dan menjadi ibu pendamping suami,” tuturnya.

Selain itu, Raja Peni juga menyinggung tentang masalah anggaran yang ada saat ini, ia merasa semakin hari semakin menurun untuk organisasi kewanitaan.

“Dulu anggaran untuk organisasi-organisasi terutama organisasi kewanitaan sangatlah mencukupi, tetapi semakin hari semakin menurun,” keluhnya.

Peni berharap kepada Pemerintah Daerah agar kedepannya lebih memperhatikan anggaran organisasi kewanitaan yang dulu anggaranya besar, tapi hingga saat ini semakin menurun secara drastis.

“Untuk itu, saya berharap kepada Pemerintah Daerah dan Wakil Rakyat yang ada di DPRD Natuna agar benar-benar memperhatikan anggaran organisasi kewanitaan, agar kembali seperti dulu yang bisa dirasakan manfaatnya,” harapnya.

Turut Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna Wan Sofian, Danlanal Ranai Kolonel (P) Harry Setyawan SE, Dandim 0318/ Natuna Letkol (lnf) CZI Ferry Kriswardana, S.Sos,M.Tr, para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua dan para Kader Organisasi Perempuan di wilayah kerja Kabupaten Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan tamu undangan lainnya. (Sai).

Editor : Milla