Wagub Kepri Tinjau Pelaksanaan UNBK Di SMA Kartini, Batam

Batam, GK.com – Dalam rangka Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Wakil Gubernur Provinsi Kepri, H. Isdianto, S.Sos.,MM meninjau secara langsung dalam pelaksanaan UNBK di SMA Kartini, Kota Batam, Senin (01/04) pagi.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Kepri, Isdianto didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Kartini Batam, Sri Sudarsono yang juga turut hadir untuk memberikan doa, semangat, serta dukungannya kepada para Siswa-siswi yang mengikuti UNBK tersebut.

Dalam pidatonya, Isdianto mengharapkan kepada seluruh Siswa-siswi yang sedang mengikuti ujian tersebut untuk dapat lebih tekun belajar, agar kedepannya bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, karena menurutnya, pendidikan dan kesuksesan dapat diraih oleh siapapun apabila giat dalam belajar.

“Pendidikan dan kesuksesan bukanlah milik seseorang atau sekelompok orang saja, melainkan adalah hak bagi seluruh anak bangsa, baik dari yang memiliki latar belakang anak orang kaya ataupun dari keluarga kurang mampu, selagi kita mau belajar dan mau berusaha tidak ada yang tidak mungkin,” ucap Isdianto.

Dalam kesempatan itu, Isdianto juga menceritakan masa kecilnya yang terlahir dari keluarga yang serba kekurangan dalam hal ekonomi.

“Jam 4 subuh saya sudah bangun, karena harus menemani dan membantu orang tua ke Kebun Karet untuk mengambil upah menoreh Karet di Kebun milik orang lain hingga pukul 6 pagi barulah saya pulang dan bersiap-siap untuk berangkat ke Sekolah dengan berjalan kaki ke salah satu SD di Sei Ungar,” tuturnya.

“Tapi, lelah dan capek saat itu tidak menyurutkan semangat saya untuk terus menimba ilmu di Sekolah, semangat dan giat belajar itulah yang menjadikan saya sebagai seorang Wakil Gubernur di Provinsi Kepri saat ini,” kata Isdianto.

Pada kesempatan itu, Isdianto juga mengingatkan tentang bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan bagi generasi muda bagi yang memakainya.

“Jika anak-anak Bapak disini ingin sukses dan ingin menjadi orang yang berguna,  jauhilah narkoba dan tiada kata lain selain belajar”. tutup Isdianto. (FL).

Editor : Febri