DPRD Lingga Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPj Bupati

Lingga, GK.com – Bupati Lingga, H. Alias Wello menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) akhir tahun 2018 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Minggu (30/3) sore.

Dalam penyampaian itu disampaikan pada Rapat Paripurna oleh DPRD di Ruang Sidang, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lingga, Drs Riono dan dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Lingga H. Kamaruddin Ali, Sekda Lingga Juramadi Esram, para anggota DPRD Lingga, FKPD Lingga, OPD, unsur Muspida, para Camat dan Kades se- Kabupaten Lingga, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Bupati Lingga, Alias Wello menyampaikan selama tahun 2018, pendapatan Pemerintah Kabupaten Lingga telah terealisasi sekitar Rp 826,9 milyar atau berkisar 108,61 persen dari anggaran yang direncanakan sebesar Rp 761,3 milyar.

Dari pendapatan tersebut, terdapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 28,2 milyar atau meningkat sekitar 101 persen dari target sebelumnya, yakni Rp 27 milyar.

“Jadi, ini capaian kita selama 2018, ada sedikit angka kenaikan,” ujar Awe

Kemudian dana perimbangan yang diterima oleh Kabupaten Lingga disampaikannya lagi kurang lebih sebesar Rp 704,6 milyar, naik sekitar 105 persen dari yang ditargetkan, yakni sekitar Rp 614,7 milyar.

Sementara pendapatan lain-lain yang sah teralisir sebesar Rp 94,6 milyar dari target Rp118,8 milyar atau dengan capaian sebesar 80 persen.

“ini mengalami peningkatan dan menunjukkan fakta bahwa kinerja serta sinergitas antara Pemkab dan DPRD dalam meningkatkan APBD dari tahun ketahun membaik,” tuturnya

Untuk belanja daerah, selama 2018 terealisasi sebesar Rp 777,2 milyar atau sebesar 93 persen dari yang ditargetkan Rp 839,8 milyar. Belanja ini terdiri dari belanja tidak langsung yang terealisasi sekitar Rp 376,9 milyar atau 95 persen dari yang ditargetkan sebelumnya, yakni Rp 395,7 milyar dan belanja langsung sebesar Rp 400,3 milyar atau sebesar 93 persen dari yang direncanakan sebesar Rp 444,1 milyar.

Kemudian mengenai laporan LKPj ini telah berpedoman pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007. Dimana LKPj Kepala Daerah disusun berdasarkan RKPD yang merupakan penjabaran tahunan dari RPJMD.

“Di dalam RPJMD itu sendiri mengacu pada visi yang menjadikan Lingga sebagai Pusat Sumber Daya Kelautan menuju Masyarakat yang Maju, Sejahtera, Berbudaya dan Agamis, dengan dibaginya menjadi 7 jabaran misi yakni beberapa di antaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDA) yang berlandaskan IPTEK di segala aspek kehidupan, kemudian pengembangan dan peningkatan usaha produktivitas usaha sumber daya kelautan melalui usaha kecil, menengah dan besar,” terangnya.

“Jadi untuk peningkatan usaha produktivitas sumber daya kelautan ini kita sudah mulai mewujudkan dalam program pembangunan nyata. Beberapa wilayah tertentu sudah dilakukan aksinya sesuai dengan anggaran yang ada,” jelas Alias Wello.

Kemudian yang ketiga, lanjut Awe menjelaskan, peningkatan kesejahteraan bagi pelaku dan usaha sumber daya kelautan baik melalui skala kecil, menengah maupun besar, diupayakan akan meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui keterikatan agroindustri.

Alhamdulillah, untuk sektor pertanian kita sudah masuk dalam Base Nasional, sehingga alokasi dana untuk tahun ke depan, Insyaallah cendrung meningkat kita dapatkan. Untuk itu dengan disampaikan LKPj Kepala Daerah ini tentunya diharapkan bagi lembaga DPRD bisa mempelajari serta melakukan singkronisasi dengan berbagai program yang sudah dijalankan,” harap Alias Wello.

Sementara itu, Ketua DPRD Lingga, Drs Riono mengapresiasi atas pencapain kinerja Bupati Lingga selama tahun 2018, walaupun masih ada yang perlu ditingkatkan lagi demi mencapai Lingga yang terbilang.

“Saya apresisasi sekali kepada Pak Bupati, LKPj ini kita terima dan akan dibahas ketingkat selanjutnya oleh Pansus DPRD Lingga dan pada pandangan umum nantinya dari Fraksi-Fraksi”. tutup Riono. (Man).

Editor : Milla