Ferry Ismana : MTQ Diharapkan Menjadi Simbol Inspirasi Dalam Kehidupan

Tanjungpinang, GK.com – Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang resmi ditutup oleh Camat Tanjungpinang Timur, Yeny Trisia Isabella S.Sos, Sabtu (16/02) sekitar  pukul 21.00 Wib, di Masjid Al- Maghfiroh, Jl. Batu 7.

Hadir dalam acara penutupan MTQ tersebut Lurah Melayu Kota Piring Ferry Ismana, Camat Tanjungpinang Timur Yeny Trisia Isabella S.Sos,  para  Ketua RT dan RW se-_Kelurahan Melayu Kota Piring, para Dewan Juri MTQ, tokoh Agama, tokoh Pemuda, para peserta Qori dan Qoria’ah.

Lurah Melayu Kota Piring, Ferry Ismana dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungannya, sehingga dapat terselenggaranya pelaksanaan MTQ ini.

“Selanjutnya, untuk para panitia pelaksana yang telah bersusah payah mensukseskan kegiatan MTQ ini, kami atas nama Kelurahan Melayu Kota Piring juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih,” kata Ferry.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, kitab Suci Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan untuk menjadi pedoman dan peganggan hidup bagi umat Islam di dunia, agar kita memperoleh kebahagian, baik di dunia maupun di akhirat, dimana kitab suci Al- Qur’an merupakan simbol inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam arti kata, semakin kita mendalami Al-Qur’an semakin yakin lah kita dengan firman Allah SWT,” tutur Ferry.

Ditempat yang sama, Camat Tanjungpinang Timur, Yeny Trisia Isabella dalam sambutannya juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan tahunan yang di adakan di setiap Kelurahan, lalu menuju ke Kecamatan, dalam hal ini Kecamatan Tanjungpinang Timur mengharapkan dengan terpilihnya juara MTQ pada malam hari ini nantinya dapat membawa nama Kelurahan Melayu Kota Piring menjadi juara di tingkat Kecamatan maupun  tingkat Nasional nantinya.

“Kegiatan MTQ ini merupakan agenda rutin Kelurahan, bagi para peserta yang mendapatkan juara, saya ucapkan selamat dan jangan cepat berpuas diri, namun tetaplah terus belajar,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut Yeny, bagi peserta yang belum mendapatkan juara, janganlah berkecil hati, teruslah belajar sehinga akan menjadi Qori dan Qoriah terbaik dimasa yang akan datang.

“Semoga ajang ini dapat dijadikan motivasi lebih, dalam meningkatkan kemampuan diri mempelajari dan memahami Al- Qur’an”.  tutup Yeny. (MR).

Editor : Milla