Gelar Rakerda, HIMPAUDI Dapatkan Perhatian Dari Pemerintah

Tanjungpinang, GK.com – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema ‘Satu Visi Satu Misi Satu Aksi Dalam Satu Dedikasi’, Sabtu (02/02).

Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tanjungpinang Barat, Sabtu (02/02) sekitar pukul 10.15 Wib itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang,  Drs. Huzaifa Dadang AG, M.Si.

Kadisdik Kota Tanjungpinang Dadang. AG, Ketua HIMPAUDI Kota Tanjungpinang Mochamad Basri Fahrudin,

beserta Anggota HIMPAUDI

 

Ketua HIMPAUDI Kota Tanjungpinang Mochamad Basri Fahrudin, S.Pd mengatakan bahwa Rakerda yang dilaksanakan pada Tahun 2019 kali ini salah satunya adalah untuk membahas beberapa tugas besar yang belum terlaksanakan di Tahun 2018 yang lalu.

“Ada Tugas besar yang belum terlaksana di Tahun lalu, yaitu memberikan atau mengusulkan insentif kepada para Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bernaung dalam HIMPAUDI Kota Tanjungpinang,” kata Basri.

“Alhamdulillah oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk tahun 2019 ini akan terealisasi mengenai usulan di Tahun 2018 itu, dan saat ini kami juga mengusulkan lagi untuk seragam buat para Guru PAUD se- Kota Tanjungpinang,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. Huzaifa Dadang AG, M.Si kepada media ini mengatakan, HIMPAUDI merupakan salah satu komponen dari Pendidikan di Kota Tanjungpinang yang selalu eksis dan aktif mengelola Guru-guru PAUD.

“Hari ini mereka melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), untuk menyusun program-program rencana kerja untuk tahun 2019, semoga mereka dapat terus aktif dan terus eksis, dan kita dari Pemerintah Kota Tanjungpinang khususnya Dinas Pendidikan selalu mendukung program HIMPAUDI ini,” ucap Dadang.

“Alhamdulillah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan di tahun 2018 yang lalu, Guru PAUD ini mendapatkan perhatian dari Pemerintah, yaitu diberikan tunjangan transportasi sebesar Rp 400.000,- per bulannya”. tutup Dadang. (FL).

Editor : Milla