HAB, Kemenag Tanjungpinang Gelar Sagusabu

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke- 73 Tahun 2019, Kementerian Agama Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Media Guru mengadakan Pelatihan Satu Guru Satu Buku  (Sagusabu) di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Sabtu (12/01) pukul 08.30 Wib.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu melibatkan sekitar 144 orang peserta dan di buka langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd.

Dari total 144 peserta tersebut, 71 peserta berasal dari Kota Tanjungpinang, 11 peserta dari Kota Batam, 32 peserta dari Kabupaten Bintan, 29 peserta dari Kabupaten Lingga, dan 1 peserta dari Kabupaten Karimun.

Adapun para peserta pelatihan tersebut terdiri dari para pejabat di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Siswa, dan dari pihak Kepolisian.

Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada para peserta yang telah menyumbangkan dirinya untuk mengikuti dalam kegiatan Sagusabu ini.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita berkesempatan dapat menghasilkan karya yang nantinya dapat di baca oleh siapapun, walaupun kita sudah tiada, namun sebuah karya tetaplah akan selalu dikenang,” ujanya.

“Meskipun judul kegiatan pada hari ini adalah Sagusabu, tapi kegiatan ini dibuka untuk umum, bukan hanya untuk para guru saja, melainkan kepada siapa saja yang memiliki bakat serta keinginan untuk menulis, seperti para peserta dari Instansi Kepolisian yang menyumbangkan 3 orang dari anggotanya tentu kita berharap nantinya akan menjadi motivasi yang melahirkan penulis-penulis dari instansi lainnya,” papar Erman

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul menyambut baik dengan digelarnya kegiatan itu, baginya kegiatan yang positif itu haruslah diberikan apresiasi, dan dalam kegiatan tersebut juga Walikota Tanjungpinang memberikan modal sebesar Rp 10.000.000,- kepada peserta yang tulisannya lulus untuk diterbitkan dan dicetak menjadi sebuah buku.

“Untuk tahapan awal, saya modalkan dalam percetakan buku, dan Insya Allah kedepannya akan ada modal-modal selanjutnya,” kata Syahrul.

Eko Prasetyo selaku Pemimpin Redaksi Media Guru mengatakan, masalah terbesar dalam budaya menulis saat ini adalah plagiarisme.

“Adanya kegiatan Sagusabu ini di harapkan akan menjawab tantangan dari plagiarisme itu, sebagian besar oknum-oknum yang terlibat adalah dari kalangan guru, karena salah satu syarat untuk menaikkan pangkat dari para guru adalah melahirkan karya tulis, dan tidak sedikit dari mereka yang belum terbiasa menulis, sehingga menempuh jalan instan yaitu plagiarisme,” terang Eko.

Muhammad Nasir, M.Pd., M.Si selaku Guru SMA Negeri 1 Bintan Utara sekaligus peserta dalam kegiatan Sagusabu angkatan ke dua itu juga mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini sangatlah terbantu bagi para guru yang masih minim dalam menghasilkan suatu hasil karya tulis.

“Kegiatan Sagusabu ini sangat membantu kami para guru, karena disinilah wadah untuk bersama-sama kita berkumpul dan berdiskusi serta saling menuangkan ide dalam menghasilkan sebuah karya”. ucap Nasir.

Hadir dalam kegiatan itu, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd, Pemimpin Redaksi Media Guru Eko Prasetyo dan para Peserta Sagusabu. (FL).

Editor : Mela