Wilayah Langganan Banjir, Kelurahan Teluk Air Fokuskan Pembangunan Selokan

Lurah Teluk Air, Raja Budi Firawan

Karimun, GK.com – Dalam mengantisipasi datangnya banjir yang kerap kali terjadi di wilayah Teluk Air, Kelurahan Teluk Air fokuskan dalam pembangunan selokan.

Dalam pembangunan selokan tersebut di fokuskan bertujuan agar setiap air yang mengalir dari perbukitan nantinya dapat mengalir dengan lancar, serta menghindari terjadinya korban yang terseret oleh arus di kala banjir datang seperti saat musim hujan tiba.

Dikatakan Lurah Teluk Air, Raja Budi Firawan, pada tahun 2018 yang lalu, saat musim hujan tiba, sebelumnya mobil salah satu warga yang sedang terparkir pernah terseret arus hingga beberapa meter dari lokasi diparkirnya mobil tersebut

“Kemaren sudah kami diskusikan bersama, dan berkasnya juga saat ini sudah diantar kepada Dinas PUPR Provinsi Kepri,  saat ini kita tinggal menunggu pelaksanaannya saja kapan dapat terlealisasi, mudah-mudahan pada bulan maret ini pekerjaan itu sudah dapat dilaksanakan dan di percepat pembangunannya,” terang Raja Budi Firawan saat ditemui Gerbangkepri.com di ruang kerjannya, Rabu (02/01) pukul 08.30.

“Adapun parit yang akan di bangun nantinya berukuran panjang mencapai 1500 meter, dan lebarnya 3 meter,” paparnya.

“Saat ini kendala yang kita hadapi dalam pembangunan parit itu adalah lokasi parit yang berbatasan mengenai rumah warga, ada sekitar 100 Kartu Keluarga (KK),” jelasnya.

“Dari 100 KK tersebut, terdapat 29 titik rumah yang meminta ganti rugi dalam pembangunan parit yang nantinya mengenai rumah mereka, sementara anggaran dalam pembangunan tersebut tidak mencukupi,” ucap Budi.

“Dalam hal ini saya berharap demi kepentingan kita bersama, warga dapat bekerjasama dalam urusan pembangunan parit itu, sehingga di wilayah ini tidak terjadi lagi banjir lagi ketika hujan melanda,” harap Budi.

“Sebelumnya banjir di wilayah ini juga pernah terjadi hingga mencapai ketinggian hampir 1 meter, dalam hal ini mari kita bersama-sama mengupayakan dalam memperbaiki pembangunan yang ada di sekitar kita, agar banjir tidak merendam lagi di wilayah Teluk Air ini”. tutup Budi. (KR).

Editor : Ani