Memasuki Tahun 2019, Harga Bahan Pangan Masih Stabil

Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disperindag Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani

Tanjungpinang, GK.com – Berdasarkan pantauan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tanjungpinang berkaitan stok bahan pangan yang ada di pasaran Kota Tanjungpinang masih aman menjelang 2 bulan kedepan

Anik Murtiani selaku Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disperindag Kota Tanjungpinang saat di konfirmasi oleh media ini melalui via Telephon menjelaskan bahwa sejauh ini pemantauan bahan pangan dilakukan oleh Disperindag sebanyak 3 kali dalam seminggu.

“Laporan harga di pasaran akan kami siarkan melalui display-display yang ada di pasar maupun di kantor untuk memudahkan masyarakat melihat info harga bahan pangan yang ada di pasar,” terang Anik kepada media ini melalui via Telephon, Sabtu (29/12) pukul 10.35 Wib.

“Dalam menyambut pergantian tahun baru 2019 mendatang harga di pasaran juga masih stabil, meskipun ada beberapa harga yang naik, namun disamping itu juga ada beberapa harga yang mengalmi peturunan seperti harga Cabe Rawit Jawa yang sebelumnya harga tertingginya mencapai Rp 38.000,- kini menjadi Rp 36.000,- itu berarti turun sebesar Rp 2.000,-” papar Anik.

Daftar harga dipasaran

‚ÄúDaging Ayam yang sebelumnya mengalami kenaikan, saat ini kita sudah meminta kepada pihak distributor untuk sedikit menekan harga tersebut, dan Alhamdulillah dari harga Rp 40.000,- kini di turunkan menjadi Rp 38.000,- di pasar,” katanya Anik.

Dalam penjelasan tersebut, Anik juga mengungkapkan beberapa kendala terbesar yang saat ini yang kerap dihadapi, salah satunya adalah faktor cuaca.

“Di Kota Tanjungpinang ini sebagian besar kita mensuplai bahan-bahan makanan dari luar, seperti salah satunya Sayur Bayam yang kita suplai dari Bintan, karena tekstur tanah di Bintan lebih memungkinkan untuk tanaman sayuran seperti Bayam”. tutupnya. (FL).

Editor : Ani