20 Wartawan Tanjungpinang Ikuti UKW

Ahmad Djauhar : LPDS Harus Mencerdaskan Wartawan Indonesia

Tanjungpinang, GK.com – Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) bekerjasama dengan Sijori Kepri menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Kamis (20/12) pukul 13.30 Wib di Aula Bulang Linggi.

Dalam UKW tersebut di buka oleh Asisten 1 Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, Raja Ariza. Tujuan dilaksanakan UKW ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, guna mencegah terjadinya penyebaran pemberitaan Hoax di tengah-tengah masyarakat.

Raja Ariza dalam sambutannya mengatakan, “silaturahmi antara wartawan dengan pemerintah sejauh ini sangatlah dekat, saya menganggap wartawan adalah sahabat, sahabat berkomunikasi, bercanda, dan yang memberi kritik,” katanya.

“Untuk wartawan yang mengikuti UKW kali ini, janganlah hanya sekedar lulus, tapi juga harus menjadi wartawan yang berkualitas, berprilaku santun, dan juga memiliki moral yang baik,” pesan Raja Ariza.

Ketua pelaksana, Zekma Albert S.Sos saat di temui media ini menjelaskan, “awalnya yang mendaftar UKW ini ada sekitar 50 peserta, namun karena beberapa hal, hanya ada 20 peserta yang mengikuti UKW ini,” terangnya.

“Tim penguji yang hadir saat ini dari LPDS berjumlah sekitar 9 orang,” ujar Zekma.

Sementara itu, lanjut Zekma menjelaskan, dalam segi pembiayaan kegiatan ini panitia pelaksana bersikap tegas terhadap biaya pelunasan UKW.

“Komitmen dari panitia untuk biaya mengikuti UKW ini haruslah di bayarkan lunas, maka kami bersikap tegas terhadap peserta yang belum melunasi biaya UKW agar keikutsertaannya di tunda dulu,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Pers sekaligus salah satu dari tim penguji, Ahmad Djauhar mengatakan bahwa, “LPDS harus bisa mencerdaskan wartawan Indonesia, termasuk menguji wartawan untuk menjadi lebih berkompeten,” tegasnya.

“Dengan mengikuti UKW ini para peserta nantinya akan tau apa saja hak dan kewajibannya sebagai wartawan, serta aturan-aturan dan ketentuan lainnya yang membatasi kewenangan sebagai wartawan maupun kebebasan dalam membuat berita,” papar Djauhar kepada media ini saat ditemui di sela-sela acara berlangsung.

Salah satu peserta UKW tingkat Utama yang juga sekaligus selaku Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tanjungpinang, Iskandar Syah mengatakan bahwa saat ini UKW sangatlah penting bagi para wartawan untuk menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Seorang jurnalis akan sulit menjalankan tugasnya dalam menulis berita apabila belum mengikuti UKW, karena jika narasumber mempertanyakan mengenai apakah sudah berkompeten dan jurnalis tersebut menjawab belum, maka narasumber berhak menolak dalam sesi wawancara”. tutupnya. (FL).

Editor : Ani