BPPRD Kota Tanjungpinang Gelar Sosialisasi “Aplikasi Pendataan Dan Pendaftaran Pajak Daerah Secara Online”.

Tanjungpinang, GK.com – Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang menggelar Sosialisasi Aplikasi Pendataan dan Pendaftaran Pajak Daerah Secara Online, di Aula Bulang Linggi, Jalan Agus Salim, Kamis (08/11), oukuk 09.00 Wib.

Dalam Sosialisasi Aplikasi tersebut, acara dibuka langsung oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.Ip, dan dihadiri oleh Plt. Badan Pengelolaan Pajak & Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang  Hj. Riany S.Sos, M.M, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tanjungpinang Hendri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang Djasman, S.Sos, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Tanjungpinang Effendi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang Irianto SH, para Camat dan Lurah se- Kota Tanjungpinang, serta para Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) se- Kota Tanjungpinang.

Plt. BPPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Riany S.Sos, M.M mengatakan, Sosialisasi Aplikasi Pendataan dan Pendaftaran Pajak Daerah Secara Online ini digelar merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memberikan fasilitas untuk mempermudah serta memberikan pelayanan khususnya kepada masyarakat agar bisa mengakses dan mendatakan sendiri berapa besar pajak yang harus di bayar.

“Adapun tujuan dari Sosialisasi Aplikasi Pendataan dan Pendaftaran Pajak Daerah Secara Online tersebut adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang,” terang Riany.

“Sementara terkait pembayaran pajak tersebut, tentulah hal itu tergantung luasnya dari pembangunan, melalui sistem jaringan online masyarakat tidak perlu harus membuang waktu banyak dalam membayar pajak ke Kantor BPPRD,” jelasnya.

Ditambahkan Riany, dalam kegiatan ini pihak BPPRD Kota Tanjungpinang akan bekerjasama dengan Sistem Teknologi itu di karena pada saat ini teknologi yang kerap di sebut “Gadget” sangatlah mempermudah dan mempersingkat birokrasi, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami pihak BPPRD akan memberikan kemudahan kepada masyarakat serta fasilitas agar dalam pelaksanaan pembayaran pajak bumi dan bangunan dapat terlaksana dengan baik, semoga selama berjalannya pemerintahan baru ini nantinya kita bisa menuju ke masyarakat yang adil dan makmur, sesuai visi dan misi kami pada pemerintahan, yaitu untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

“Nanti hasil yang didapati dari pendapatan daerah itu akan dimasukkan kependapatan daerah sebagai sumber untuk pembangunan di Kota Tanjungpinang, dan bagi para orang tua yang tidak mengerti dalam menggunakan Gadget/Handphone, tenang saja, kita akan membuka pintu kantor dengan sepenuh hati dalam memberikan pelayanan secara maksimal, serta nantinya petugas kita juga akan memberikan pembekalan seperti apa sistem yang akan kita terapkan itu nantinya,” katanya.

Di kesempatan tersebut, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.Ip mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang mengupayakan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya disektor pajak melalui BPPRD Kota Tanjungpinang.

Dijelaskan Rahma, salah satu upaya yang sudah dilakukan Pemko Tanjungpinang melalui BPPRD Kota Tanjungpinang adalah memberikan kemudahan dalam pendataan, serta pendaftaran pajak daerah secara online, sehingga efektif dan efisien dalam pelayanan pajak kepada masyarakat.

“Hal ini tentunya guna mendukung program zero korupsi, atau mengurangi penyelewangan uang di Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

“Pelayanan yang berhubungan secara langsung bertatap muka dalam urusan pajak lebih rentan terjadi tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan regulasi,” tambah Rahma.

”Mudah-mudahan dengan Sosialisasi ini nantinya dapat mengurangi hal-hal yang tidak di inginkan, kesempatan ini harus kita manfaatkan, karena antara pemerintah dan masyarakat Kota Tanjungpinang mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, khusus dalam hal pajak bumi dan pembangunan,” harap Rahma.

“Disini kita mengharapkan peran serta dari masyarakat sangatlah di butuhkan untuk mengetahui potensi PBB di lapangan, karena masyarakat tahu persis jika terjadi perubahan perluasan lahan dan bangunan yang dimiliki masayarakat tersebut”. tutup Rahma. (RZ).

 

 

Recommended For You

About the Author: admin01