Putra Lingga Jadi Duta Budaya Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018

LINGGA– Muhammad Al Rasid yang berasal dari Dusun Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga berhasil meraih posisi pertama pada pemilihan Duta Budaya tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang diselenggarakan di Belakang Padang, Kota Batam, pada 26-28 Oktober 2018.

Putra dari kampung penghasil Gonggong itu mewakili Lingga tidak sendirian, bersama Ekka Yuni Trianasari yang berasal dari Kelurahan Daik, mereka maju mengikuti kompetisi bergengsi tersebut, namun sayang, Ekka hanya mampu meraih posisi ketiga sebagai Duta Budaya untuk kategori putri pada kesempatan tersebut.

“Alhamdulillah bangga dan senang rase nye, karena bisa memperkenalkan Kebudayaan, Sejarah, Adat Istiadat, Makanan, Pakaian Tradisional, Tari Tradisional dan Cagar Budaya dari Kabupaten Lingga ke Kabupaten/Kota lainnya di Kepri ini, serta mempertegaskan kembali bahwa Lingga adalah Bunda Tanah melayu,” terang Rasyid, Minggu (28/10).

Anak terakhir dari sembilan bersaudara itu memang sejak duduk di bangku sekolah selalu menuai prestasi. Bahkan, di bangku kuliah pun prestasi pria yang biasa dipanggil Acit itu tak pernah memudar.

Menjadi seorang mahasiswa Pendidikan Kimia di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Acit sudah meraih berbagai prestasi, mulai dari Juara 3 Putra FKIP-UMRAH 2016, 5 Besar Duta Bahasa Provinsi Kepri 2016 serta Duta UMRAH Olimpiade Nasional Matematika Ilmu Pengetahuan Alam se- Pulau Sumatera 2016.

Tak berhenti sampai disitu, Acit juga pernah meraih Juara 1 Pidato se- Fakultas FKIP-UMRAH 2016, Juara Persabatan Duta Generasi Berencana Provinsi Kepri 2017, 5 Besar Finalis Duta Generasi Berencana Provinsi Kepri 2017, dan Juara harapan 1 Berbalas Pantun se- Provinsi Kepri 2017.

Sedangkan di tahun 2018 ini, Acit juga sudah mengoleksi beberapa prestasi yakni, Finalis Duta Bahasa Provinsi Kepri, Juara 2 Mahasiswa Berprestasi FKIP-UMRAH, serta yang terbaru yakni menjadi Duta Budaya Kepri.

“Saya harap dengan terpilihnya saya mewakili Kepri di tingkat Nasional nantinya dapat memberitahukan bahwa Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu terdiri dari 7 Kabupaten/Kota yang memiliki kebudayaan yang beraneka ragam,” ujarnya.

“Saya juga ingin menjadikan Kepulauan Riau yang Berwisata Bahari, Berbudaya Madani serta menjadi Bunda Tanah Melayu rujukan bagi setiap penjuru Negeri nantinya,” harap putra dari Rosmina itu.

 

Seperti diketahui, pemilihan Duta Budaya tingkat Provinsi Kepri tahun 2018 ini merupakan yang perdana. Setiap Kabupaten/Kota yang ada, mengirimkan masing-masing perwakilan sebanyak dua orang duta yakni, seorang putra dan putri. Mereka yang meraih juara pertama di tingkat Provinsi nantinya berkesempatan mewakili Kepri untuk tingkat Nasional. (MN)

Recommended For You

About the Author: admin01