Erny dan Nia Mewakili Tanjungpinang Jadi Fasilitator Terbaik Pendidikan

TANJUNGPINANG– Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, mengadakan Bimbingan Teknis Pengimbasan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Selasa (09/10) di SDN 004 Tanjungpinang Barat.

Dalam Bimbingan Teknis PPK bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang digelar selama 4 hari tersebut bertujuan untuk memberikan Pengetahuan, Pemahaman, dan Keterampilan kepada Kepala Sekolah agar dapat menerapkan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah masing-masing.

Sementara untuk konsep dasar PPK dan materi utama PPK diantaranya PPK berbasis Kelas, PPK berbasis Budaya Sekolah, PPK berbasis Masyarakat, Penilaian dan Evaluasi PPK, serta disampaikan juga dalam setiap materi lain yang tak kalah pentingnya seperti Kebijakan Pendidikan Nasional terkini, dan praktek baik dari sekolah piloting program PPK.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, melalui Staff Evaluasi, Martono, S.Si.,M.Si mengatakan, tujuan utama bimbingan ini adalah untuk menciptakan Generasi Emas di tahun 2045.

Dr. Dyah Sulistyowati, M.Pd sebagai Fasilitator Nasional di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, yang turut hadir pada kesempatan tersebut sebagai Narasumber di Bidang Pengawas, Penilaian Angka Kredit untuk pengawas mengatakan, “program ini sudah dimulai dari tahun 2016, yaitu bermula dengan melatih para Fasilitator Nasional untuk mengembangkan bagaimana PPK di sekolah, kemudian lahirlah modul dan buku pedoman, di tahun 2017 kita lakukan kepada sekolah-sekolah yang menjadi sasaran, kemudian sekolah-sekolah yang dilatih di 2017 di evaluasi awal pada 2018,” jelasnya.

“Pada tahun 2017, Direktorat  Pembinaan Tenaga Kependidikan telah berhasil menyelenggarakan Bimbingan Teknis PPK bagi 1.626 Kepala Sekolah  SD dan SMP serta 547 Pengawas Sekolah seluruh Indonesia,” terang Dyah.

Diketahui, komitmen Kementerian Pendidikan Nasional terkait Gerakan Nasional PPK diperkuat dengan terlaksananya sosialisasi program PPK kepada 538 sekolah yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 34 Provinsi se- Indonesia. Bukti Komitmen tersebut diterbitkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017, serta turunannya berupa Permendikbud Nomor 20 tahun 2018 tentang PPK.

Sementara untuk unsur-unsur yang dilibatkan didalamnya tidak hanya Kepala Sekolah, melainkan para Guru, Pengawas Sekolah, dan Komite Sekolah.

“Pada April 2018 terpilihlah 2 Fasilitator Daerah terbaik yang kita latih di Jakarta, mewakili Kota Tanjungpinang, yaitu  Ibu Erny Yusnita dari SMPN 8 dan Ibu Nia Tjitra Koesuma dari SDN 004 Tanjungpinang Barat,” ujarnya.

Dikatakan Dyah Sulistyowati, untuk program Pengimbasan PPK di tahun 2018 ada 120 Kabupaten/Kota se- Indonesia yang menjadi sasaran, salah satunya adalah di Kota Tanjungpinang.

“Tahun 2018 ini Tanjungpinang sebagai salah satu sasaran dengan peserta 25 orang yaitu terdiri dari 23 Kepala Sekolah dan 2 Pengawas Sekolah, diharapkan nanti apa yang sudah dilaksakan oleh Fasilitator Daerah yang sudah dilatih sebelumnya dapat menginsperasi kepada 25 peserta ini untuk mengembangkan di sekolah masing-masing,” harap Dyah.

“Dari 25 peserta Fasilitator itu nantinya akan kita pilih 3 peserta terbaik untuk di jadikan calon Fasilitator berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Muhammad Yasir mengucapkan terimakasih kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas program positif PPK yang sudah berjalan dengan baik di Kota Tanjungpinang sejak tahun 2017, dan menjadi Piloting (Program Percontohan) untuk PPK di daerah lainnya,” katanya.

“Dengan adanya program ini saya berharap kedepannya akan tertanam nilai-nilai karakter di usia sejak dini, tentunya hal ini juga tidak cukup dilaksanakan disekolah saja, melainkan dirumah juga harus dibiasakan,” harap Muhammad Yasir.

“Untuk mencapai hasil yang maksimal tentunya kita juga disini mengaitkannya dengan kegiatan ekstrakulikuler diluar jam sekolah, serta perlunya konsisten dan komitmen dari pihak sekolah agar terus berjalan program ini walaupun tanpa adanya anggaran dari Pemda setempat”. tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Staff Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Martono,S.Si.,M.Si, Fasilitator Nasional serta Pengawas dan Penilai Akreditasi Sekolah Dr. Dyah Sulistyowati, M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. Muhammad Yasir, Kepala Seksi Tenaga Kependidikan Elisa Purnamawati, Koordinator Pengawas Sekolah/Madrasah yahya, dan para Kepala Sekolah dari tingkat SD dan SPM, serta Pengawas Sekolah. (RZ)

Recommended For You

About the Author: admin01