Dispar Provinsi Gelar Festival Bahari Kepri 2018

TANJUNGPINANG– Festival Bahari Kepri (FBK) 2018 merupakan tekad dan semangat dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjadikan daerah ini sebagai ‘Gerbang Wisata Bahari’ di Kepri, yang merupakan rangkaian kegiatan dalam mendukung program-program yang dialokasikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah.

Dalam pembukaan acara FBK yang di gelar di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri, Jum’at (21/09) sekitar pukul 19.30 WIB, Gubernur Kepuluan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si langsung meresmikan acara tersebut.
Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto, S.Sos, MM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Drs. Buralimar M.Si, Staf Ahli Bidang Multikultural dan Ketua Tim Calender Of Event Kementrian Pariwasata Republik Indonesia Dra. Esthy Reko Astuti M.Si, Seketaris Daerah Provinsi Kepri Dr. H. Tengku Said Arif Fadilah, serta para tamu undangan lainnya.

Sekapur sirih untuk Staf Ahli Bidang Multikultural dan Ketua Tim Calender Of Event Kementrian Pariwasata Republik Indonesia Esthy Reko Astuti.

Dalam Sambutannya dan sekaligus meresmikan Festival Bahari Kepri (FBK), Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan “Kepri ini jika potensi wisatanya dikelola dengan baik terutama di Bidang Bahari dan Kemaritiman itu bukanlah hal yang sulit untuk mendorong para Wisatawan Mancanegara untuk berkunjung kesini, disini kita harus mempunyai komitmen dan tekad secara bersama-sama, untuk nantinya kita ciptakan pengendalian atau regulasi ke beberapa tempat-tempat sebagai Checkpoint Wisata, contohnya dari Batam ke Bandara Raja Ali Haji Tanjungpinang perlu diperluas, karena Kepri adalah merupakan pintu Gerbang Perekonomian Dunia,” jelasnya.

“Selain dari Regulasi dan Checkpoint, kita juga harus giat berpromosi, sehingga nantinya dapat mendorong peningkatan wisatawan, dan saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke Laut, karena itu merupakan daya tarik Wisatawan Mancanegara,” harapnya.

Sementara itu dalam pidatonya, Staf Ahli Bidang Multikultural dan Ketua Tim Calender Of Event Kementrian Pariwasata Republik Indonesia Esthy menjelaskan “ada 3 poin yang akan dibahas tentang Festival Bahari Kepri (FBK) 2018 ini, yang pertama saya mengucapkan selamat kepada Kepri yang menjadi ‘Gebang Wisata’ dan juga saat ini sedang merayakan HUT Provinsi Kepri yang ke- 16, kegiatan FBK ini sudah masuk di Calender Of Event 2017-2018 dan didukung, serta dipromosikan oleh Generasi Pesona Indonesia,” ucapnya.

Gubernur menyaksikan karya peserta lomba foto.

“Selanjutnya yang ke dua tentang Kepuluan Riau (KEPRI) yang tahun ini menargetkan Wisatawan Mancanegara 2.225.000 ribu sekian, tentunya untuk mencapai target ini kita harus mempunyai potensi yang memiliki daya tarik dan kunjungan Wisatawan yang ditargetkan sekitar 500 ribu, dan kemudian yang ke tiga terkait Pariwisata untuk mencapai tersebut, kita mengembangkan dengan melakukan pendekatan secara marketing, karena Kepri adalah wilayah yang berdekatan dengan Negara Malaysia dan Singapora, termasuk budayanya yang bisa memberikan peluang untuk pencapaian target,” papar Esthy.

Kelapa Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar.

Di temui ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar saat di temui oleh gerbangkepri.com disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, ”bahwa peserta ditahun sebelumnya dengan saat ini berbeda dikarenakan konten acara kita tidak sama, contohnya seperti lomba yang ada di tahun 2017, untuk tahun 2018 ini sebagian ditiadakan, dikarenakan keterbatasan, selain itu FBK juga memiliki tantangan, namun demikian tantangan tersebut dijadikan sebagai potensi dalam meningkatkan Kepri, sebagai salah satu hal yang menjadi tantangan contonya Jet Ski yang memiliki perizinan yang panjang dan perlu berkoordinasi dengan pihak luar seperti peserta dari Malaysia, di sisi lain antusias atau partisipasi masyarakat dalam menyambut FBK 2018 juga cukup baik,” terang Buralimar.

“Untuk ditahun ini kita mengedapankan perlombaan dilaut sekitar 70%, sedangkan budaya hanya 30%, dengan harapan saya ini tetap menjadi agenda Pariwisata, dan juga tetap masuk di Calender Of Event kita, yang dapat meningkatkan disalah satu lomba nantinya adalah Jet Ski yang nantinya bisa menjadi kejuaraan tersendiri, dan bisa diikutkan di tingkat Eropa juga, tidak hanya di Asia saja,” harapnya.

Laporan Ketua Panitia FBK 2018 yang juga Sekda Provinsi Kepri TS Arif Fadillah.

Penyampaian beberapa laporan pelaksanaan FBK 2018 dalam rangkaian acara dan lomba oleh Ketua Panitia sekaligus Seketaris Daerah (SEKDA) Provinsi Kepri, TS Said Arif Fadillah menjelaskan, ”Kesuksesan Festival Bahari Kepri 2017 membuktikan bahwa potensi bahari kita sangatlah layak di kedepankan untuk meningkatkan angka kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kepri,” katanya.
“Jumlah wisatawan mancanegara di tahun 2017 ada sekitar 2.740.000 ribu, kemungkinan diakhir tahun, angka atau target yang dicapai untuk tahun ini dapat tercapai,” ujarnya.

“Selain itu, Kepri dijadikan ‘Gerbang Wisata’ di bagian barat, menimbang dari kondisi geografis yang cukup baik, dari luas wilayah terdiri dari 60 % Lautan, dan 4% Daratan, serta regulasi baru Peraturan Presiden No 21 tahun 2016 yang mendapatkan bebas visa kunjungan ke Indonesia,” terang Arif.

“Festival Bahari Kepri 2018 akan berpusat di Kota Tanjungpinang, pelaksanaan pada tanggal 21-23 September adalah perlombaan Jet Ski Expedition yang diikuti dari Negara Malaysia, Singapura, China, dan Indonesia, lomba Sampan Layar dan Jong 21-23, lomba Foto dan Drone, 21-24 lomba Tulisan Online, Tanggal 22 September lomba Pentas Seni dan Sastra, lomba Mooncake Festival, Tanggal 22-23 September lomba Permainan Tradisional Gasing ,lomba Parade Layang-Layang, 24 September penutupan Festival Bahari Kepri 2018 sejalan dengan Perayaan HUT Provinsi Kepri yang ke 16”, paparnya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam mensukseskan Festival Bahari Kepri 2018, yang tidak bisa diucapkan satu persatu”. tutup Arif. (RZ)

Tamu undangan yang menghadiri pembukaan FBK 2018.

Recommended For You

About the Author: admin01