Keterbatasan Tak Melunturkan Murid SDN 002 Toapaya Berprestasi

BINTAN– Keterbatasan tentunya bukanlah menjadi suatu alasan bagi murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 002 Toapaya untuk dapat berkarya dalam mengharumkan nama sekolahnya.

Hal ini dibuktikan oleh salah satu siswa di sekolah tersebut. Meskipun memiliki keterbatasan Ruang Belajar yang hanya memiliki 10 Ruang Kelas dengan diisi 12 Rombongan Belajar (Rombel), namun hal tersebut tidak menyurutkan niat bagi para siswa/siswi di SD tersebut dalam berprestasi memenangkan lomba Mengarang Cerita Rakyat tingkat SD se-Kecamatan Toapaya.

“Alhamdulillah, salah satu siswa kami Insyaallah akan mewakili sekolah se- Kecamatan untuk ke tingkat Kabupaten dalam mengikuti lomba tersebut, kami berharap kedepannya siswa kami bisa menampilkan yang terbaik,” ujar Maryati selaku Kepala Sekolah SDN 002 Toapaya, bangga, Kamis (13/09).

Dijelaskan oleh Maryati, S.Pd, saat ini untuk siswa didiknya di Kelas 1,2,4, dan 5 mengacu kepada Kurikulum 2013 (K 13), sedangkan untuk Kelas 3 dan 6 SDN 002 Toapaya mengacu kepada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Dalam mengharumkan nama sekolah tentunya bukan pada lomba tersebut saja siswa kami berprestasi, di tahun 2017 yang lalu, pada kelulusan siswa Kelas 6, anak didik kami juga masuk dalam 10 besar tingkat Kabupaten,” tambah Maryati kepada gerbangkepri.com di Ruang Kerjanya, Pukul 10.30 Wib.

“Untuk menunjang siswa/siswi yang berprestasi tentunya tidak bisa terlepas dari terpenuhnya kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana penunjang dalam proses belajar dan mengajar, disini kita kekurangan Ruang Kelas,” katanya.

Tidak hanya itu saja, Maryati menambahkan, kurangnya Drainase di SDN 002 Toapaya ini juga membuat jantung berdebar jikala saat musim hujan lebat melanda. Pasalnya posisi bangunan yang terletak miring di bawah berbukitan. Dengan kurangnya Drainase tentunya membuat air hujan dengan gampangnya memasuki area sekolah, hingga memasuki Ruang Belajar, dan banjir.

“Tentu hal ini pastinya nggak membuat kita nyaman saat proses berlajar berlangsung, baik bagi para Guru, maupun bagi siswa kita,” keluh Maryati.

Sekolah yang terakreditasi B yang memiliki jumlah keseluruhan anak didik sebanyak 283 itu berharap penuh kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan.

“Saat ini kita dibantukan Renovasi 4 Ruang Kelas dan pemasangan Pavling Blok, pengerjaannya baru saja selesai, namun kita sayangkan jika Dreinase tidak ditambahkan, kami takutkan apa yang sudah diperbaiki ini akan kembali rusak,” tutup Maryati. (RZ/WD)

Recommended For You

About the Author: admin01