Muslim Batam Diingatkan Ikuti Sunnah Nabi dan Cinta NKRI

BATAM– Warga muslim Batam bershalawat untuk Rasulullah dan mendoakan kebaikan bagi negeri dalam acara Tabligh Akbar Gebyar Muharram 1440 H. Tabligh akbar yang digelar di Dataran Madani Batam Centre, Sabtu (11/8) malam ini menghadirkan dua ulama besar Indonesia, Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf.

Habib Syech bersama rombongan hadrohnya mengajak jemaah yang hadir untuk bershalawat nabi. Dengan bershalawat, umat muslim diajak untuk mengingat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Serta mengenang kisah Rasul yang penuh suka duka. Shalawat diikuti bersama tak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak usia sekolah.

Selain itu, ulama keturunan Rasulullah SAW ini juga mengingatkan warga Batam untuk cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lagu-lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan, hingga Garuda Pancasila dinyanyikan bersama ribuan jemaah tabligh.

“Kita doakan negeri kita selamat,” tutur Habib Syech.

Sementara Ustadz Abdul Somad mengajak warga Batam untuk cinta kepada Rasulllah Muhammad SAW. Ada tiga hal yang bisa dilakukan sebagai tanda bukti cinta Rasul.

Pertama yaitu dengan sering mengingatnya, sering menyebutnya melalui shalawat-shalawat. Kedua, ikuti pakaiannya, ikuti sunnahnya, ikuti kelakuannya. Dan ketiga, tanda cinta nabi adalah dengan menjaga warisannya.

“Apa warisannya nabi? Nabi tidak meninggalkan istana. Yang ditinggalkan nabi, warisan-warisan masjid. Saya tak perlu mengajarkan warga Batam bagaimana meramaikan masjid. Di tanah lapang saja begini ramainya, apalagi masjid,” kata Ustadz Somad.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih kepada warga yang hadir. Ia mengatakan Dataran Madani ini dibuat untuk dimanfaatkan masyarakat Kota Batam. Berbagai kegiatan bisa digelar di jalan yang sudah diperlebar tersebut.

“Daerah ini akan dijadikan contoh untuk Batam Centre. Mari kita jaga sama-sama. Dan acara hari ini tidak boleh ada kejadian satun pun yang merusak. Tugas kita hari ini menjaga jangan sampai ada yang berbuat tidak baik. Sehingga tabligh akbar bisa betul-betul berjalan baik sesuai keinginan kita,” pesan Rudi. (MC)

Berbagi berita